trubus.id
FOTO: Konstruksi Baja Ringan, Bantu Percepat Pembangunan Huntap di Lokasi Bencana
Dedi Ramadhan - Kamis, 07 Nov 2019 23:50 WIB

Percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) sangat dinanti oleh para korban bencana alam yang masih menghuni hunian sementara (Huntara) di beberapa lokasi terdampak bencana. Tak hanya cepat, Huntap yang lebih aman juga barang tentu menjadi hal wajib yang harus mereka dapatkan. Menanggapi hal itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun menggandeng pihak swasta untuk menyelesaikan masalah tersebut. Salah satu pihak yang kini dilibatkan dalam revitalisasi daerah terdampak bencana itu adalah PT Tata Logam grup selaku produsen baja ringan Domus Revo.

Vice Presiden PT Tata Logam Lestari, Stephanus Koeswandi mengakui, pihaknya kini tengah bekerja sama dengan BNPB dalam membangun Huntap di lokasi bencana Palu, Lombok dan Konawe. Di jumpai di pameran Konstruksi Indonesia 2019 yang digelar di Jiexpo Kemayoran mulai tanggal 6-9 November, Stephanus mengatakan, Domus Revo merupakan sebuah inovasi teknologi terbaru yang paling efisien untuk membangun rumah dengan cepat, kuat dan murah. 

Domus Revo merupakan bangunan yang komponen-komponen penyusunnya telah dipersiapkan sebelumnya atau pun telah diproduksi di pabrik. Setiap komponen di-packing terpisah dan diberi label penjelasan secara detil tentang cara merakitnya. "Domus Revo memberikan kemudahan bagi konsumen dalam membangun rumahnya, semudah kita membeli furniture knockdown dan kemudian merakit sendiri dirumah. Konsumen bisa membangun sendiri, karena komponen-komponennya jelas,” ujar Stephanus, Rabu (6/11).

Kelebihan dari rumah yang dibangun dengan teknologi Domus Revo ini adalah proses pembangunannya yang terbilang sangat cepat, yakni Lima hari untuk rumah type 29. Hal ini tentunya dapat memotong anggaran pengeluaran secara signifikan, sehingga biaya membangun rumah menjadi lebih hemat. Stephanus mengatakan, untuk pembangunan hunian tetap di lokasi bencana pihaknya hanya mengeluarkan biaya Rp50 Juta untuk satu rumah. Lebih lanjut ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya sudah mendirikan 1.200 hunian tetap di lokasi bencana Lombok, Palu dan Konawe.  [RN]

< 1 dari 6 >

Penggunaan baja ringan Domus Revo untuk pembangunan rumah hanya membutuhkan waktu 5 hari saja.

< 1 dari 6 >

Editor : Syahroni

Foto Terkait

29 Des 2017
31 Des 2017
31 Des 2017

Foto Lainnya