trubus.id
Burung Kenari, Burung Tampan Kesayangan Bangsawan

Burung Kenari, Burung Tampan Kesayangan Bangsawan

Karmin Winarta - Senin, 13 Nov 2017 08:15 WIB

Trubus.id -- Burung kenari (Serinus canaria) pertama ditemukan oleh pelaut berkebangsaan Perancis, Jean de Berthan Cout. Kenari ditemukan pada abad ke-15.

Jean de Berthan Cout  sangat terkesan karena keindahan bulu dan kemerduan suaranya. 
Sebenarnya, nama burung kenari tidak berhubungan dengan buah kenari.

Nama kenari diambil dari nama pulau habitat aslinya, yaitu Kepulauan Canary. Kepulauan itu mempunyai nama Latin Canarias  yang berarti (pulau) anjiing. Di pulau ini terdapat banyak anjing liar pada zaman dahulu.

Keaneka ragaman burung kenari saat ini merupakan perkembangan keturunan kenari liar. Faktor penyebab banyaknya jenis kenari  karena kondisi alam.

Penyebab lainnya adalah kawin silang yang terjadi sejak lima abad yang lalu.

Belanda, negara ini lebih dikenal sebagai negara pengekspor kenari Indonesia. Pada awalnya Belanda mendatangkan kenari dari Inggris, Jerman, dan Belgia. Kenari yang didatangkan itu dikawinkan dengan kenari liar.

Dari perkawinan silang itu menghasilkan beberapa jenis kenari, antara lain: norwich, scoth fancy, bolder fancy, london fancy, yorkshire, lanchaisire dan gloser.

Dulu, burung kenari sangat digemari para kaum bangsawan. Bahkan, kenari sering disebut dengan julukan sebagai burung “priyayi” oleh sebagian penggemarnya.

Penyebutan ini karena burung ini dperlakukan sangat istimewa pemeliharaannya. Misalnya kenari dibuatkan kandang khusus agar lolos dari gigitan nyamuk. [KW]


 

Editor : Trubus.id

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020