trubus.id
Life » Tips Penyembuhan Indera Penciuman Usai Terpapar Co...
Tips Penyembuhan Indera Penciuman Usai Terpapar Covid-19

Tips Penyembuhan Indera Penciuman Usai Terpapar Covid-19

Astri Sofyanti - Senin, 21 Des 2020 17:12 WIB

Trubus.id -- Hilangnya indera penciuman merupakan salah satu gejala bila Anda terpapar virus corona (Covid-19). Mengembalikan indera penciuman yang hilang (anosmia) akibat Covid-19 pasti membuat Anda merasa khawatir. Tapi tenang, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan indera penciuman usai terpapar Covid-19.

Berikut beberapa cara mengembalikan indera penciuman yang hilang:

1. Obat anosmia

Mengutip Healthline dari Kompas.con, anosmia yang disebabkan pilek atau alergi, dokter biasanya tidak memberikan obat khusus karena gangguan kesehatan ini bisa sembuh dengan sendirinya. Bila gejala tak kunjung membaik setelah beberapa hari, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Penggunaan obat dekongestan dan antihistamin dapat mengatasi hidung yang tersumbat terkait pilek, flu, sampai alergi. Dokter juga akan meresepkan antibiotik untuk mengobati anosmia karena karena infeksi bakteri.

Sementara itu, untuk cara mengatasi anosmia terkait infeksi virus seperti Covid-19, sejumlah dokter merekomendasikan obat steroid hidung. Mengutip dari Elemental, steroid adalah obat antiperadangan. Salah satu keunggulan obat steroid jenis semprot hidung adalah minim efek samping.

Namun, obat ini perlu waktu beberapa hari agar efek antiperadangannya bekerja. Selain itu, obat semprot hidung ini rentan tidak pas aplikasinya, atau meleset ke tenggorokan. Jadi, pastikan Anda cermat menggunakan obat semprot hidung agar hasilnya optimal.

2. Terapi idera penciuman

Cara kedua untuk mengobati anosmia secara alami dapat dilakukan dengan terapi bau untuk mengasah kepekaan indera penciuman. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Laryngoscope menyebut bahwa smell training bisa membantu menyembuhkan indera penciuman yang hilang akibat terpapar covid-19.

“Smell training disebut bisa menyebabkan koneksi otak yang lebih baik,” kata Thomas Hummel, penulis rekan dan profesor di Smell and Taste Clinic.

3. Meminum air jahe

Gingerol, konstituen aktif yang terkandung jahe memberikan aroma dan rasa jahe yang khas yang membantu merangsang indera perasa dan meningkatkan indera penciuman. Selain itu, sebagai ekspektoran alami, ini juga menunjukkan sifat anti-mikroba dan pereda nyeri yang ampuh yang membantu mengobati infeksi di saluran hidung dan membersihkan partikel rematik dari hidung.

Minumlah jahe dengan menyeduhnya menjadi teh atau mengunyahnya sedikit saja untuk meningkatkan indera penciuman.

4. Meminum air bawang putih

Kemudian cara lainnya adalah dengan mengonsumsi air bawang putih. Sifat anti-inflamasi yang kuat dari asam ricinoleic penyusun aktif dalam bawang putih mengurangi pembengkakan dan peradangan di dalam saluran hidung. Adanya sifat anti-bakteri menambah keuntungannya dengan membersihkan endapan dahak dari saluran hidung dan juga memudahkan pernapasan dengan memperlebar saluran hidung.

Hancurkan 4-5 siung bawang putih dan tambahkan ke dalam secangkir air mendidih. Rebus selama dua menit, tambahkan sedikit garam. Minum ramuan tersebut selagi masih panas, dua kali sehari untuk mengembalikan indra penciuman.

5. Meminum air perasan Lemon

Kandungan vitamin C, antioksidan, dan sifat anti-mikroba yang terkandung dalam lemon bisa membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh timbunan lendir pada saluran hidung.

Peras jus satu lemon dalam segelas air hangat dan tambahkan satu sendok teh madu dan minum teh lemon ini dua kali sehari untuk menghilangkan tenggorokan dan hidung tersumbat. Rebus 10-15 daun mint dalam secangkir air. Saring dan minum campuran tersebut setelah diresapi dengan satu sendok madu untuk membuka hidung yang tersumbat dan mengembalikan indra penciuman.

6. Meminum air rebusan daun mint

Meminum air rebusan daun mint juga dipercaya bisa mengembalikan indera penciuman usai terpapar Covid-19. Kandungan mentol bio-aktif dalam daun mint menunjukkan sifat anti-mikroba dan anti-inflamasi yang memainkan peran penting dalam meredakan gejala batuk dan flu yang menyebabkan hidung tersumbat, tenggorokan dan rongga dada.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020