trubus.id
Walikota Bogor Siap Luncurkan Program Bogor Berkebun

Walikota Bogor Siap Luncurkan Program Bogor Berkebun

Astri Sofyanti - Kamis, 19 Nov 2020 10:15 WIB

Trubus.id -- Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor siap meluncurkan program Bogor Berkebun (“BERsama Kita Elaborasi Usaha Nyata “BERsama Kita Elaborasi Bogor Unggul”).

Tujuan digaungkannya Gerakan Bogor Berkebun adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Bogor akan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan, lahan-lahan yang terbangkalai hingga area-area perkantoran untuk diubah menjadi lahan pertanian yang ramah lingkungan.

Melalui program Bogor Berkebun, Pemerintah Kota Bogor ingin membangun ekosistem pertanian perkotaan mulai dari produksi, pemasaran, pendanaan berbasis komunitas. Program ini diharapkan bisa menguatkan kelembagaan kelompok tani serta sistem pemasaran yang berbasis komunitas dan koperasi.

Walikota Bogor Bima Arya berharap, Kota Bogor bisa mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan dari tata kelola sampah organik.

“Semakin banyak wilayah yang mengolah sampah dari sumber maka semakin signifikan pengurangan volume sampah organik hingga zerowaste,” kata Bima Arya dalam keterangan tertulisnya yang diterima Redaksi Trubus.id, Kamis (19/11/20).

Kampung Ramah Lingkungan MBR Katulampa. Foto: Astri Sofyanti/Trubus.id

Dirinya menambahkan, dalam lingkup kelurahan, bisa diidentifikasi potensi dari masing-masing wilayah, misalnya di Katulampa yang memiliki 21 RW dipetakan menjadi 4 TPSP, masing-masing TPST minimal mengolah sampah di 5 RW.

Lebih lanjut Bima Arya mengungkapkan, dari hasil biokonversi olah sampah itu, bisa menghasilkan sumber protein untuk pakan ternak. 4 TPSP ini dikembangkan ternak yang berbeda-beda dimasing-masing wilayah. Upaya ini dilakukan agar hasil dari budidaya bisa diserap oleh wilayah lain di dalam satu kelurahan.

“Kita berharap program ini bisa memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian pangan masyarakat,” ujarnya.

Dari biokonversi olah sampah ini juga kita bisa mengembangkan pertanian sehat. Dimana hasil pertaniannya akan mendukung kebutuhan pangan di wilayah tersebut.

Sementara itu, dari sisi sampah Residu, dirinya akan mencari alternatif solusi alat pemusnah residu yang ramah lingkungan di tingkat kelurahan, sehingga diharapkan semua sampah dapat dimusnahkan di kelurahan masing-masing.

Di Wilayah Kampung Ramah Lingkungan Mutiara Bogor Raya Katulampa, Pemkot Bogor mengembangkan pusat edukasi untuk semua jenis budidaya yang bisa memanfaatkan larva BSF sebagai sumber pakan ternak mulai dari lele, nila, ayam hingga burung puyuh.

“Semua ini kami budidayakan agar bisa memberi banyak alternatif solusi pemanfaatan olah sampah organik menjadi sumber pangan bagi masyarakat sekitarnya. Dengan bersinergi dan niat baik, tulus, ikhlas, sabar, kerja keras dan bersunggunh sungguh, Insya Allah Bogorku Bersih, Bogorku Sehat, Bogorku Mandiri, Bogorku Berkebun akan segera terwujud,” tutupnya.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020