trubus.id
Life » Cara Hidup Sehat untuk Mencegah Covid-19
Cara Hidup Sehat untuk Mencegah Covid-19

Cara Hidup Sehat untuk Mencegah Covid-19

Astri Sofyanti - Selasa, 03 Nov 2020 14:03 WIB

Trubus.id -- Virus corona (Covid-19) hingga saat ini masih terus mewabah. Sejak WHO menetapkannya sebagai pandemi, penyebaran virus corona semakin hari semakin masif, termasuk di Indonesia. Dari berbagai parameter, penyebaran Covid-19 di Indonesia dari hari ke hari semakin tinggi.

Di Berbagai negara, termasuk Indonesia, pemerintah masih terus berupaya melakukan segala upaya untuk menekan angka penyebaran virus corona. Presiden RI Joko Widodo juga masih terus mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mulai dari menerapkan pola hidup sehat, membatasi aktivitas di luar rumah hingga menghindari tempat-tempat keramaian.

Sebagaimana kita ketahui bersama, infeksi coronavirus (SAR-CoV 2) disebabkan oleh virus corona ini menimbulkan gejela utama berupa gangguan pernapasan. Penyakit ini menjadi sorotan karena kemunculannya pada akhir tahun 2019 di Wuhan, China.

Karena virus ini kemunculannya baru sehingga timbul gejala-gejala baru yang ditemukan seperti hilangnya indera perasa pada penderita Covid-19. Tetapi gejala-gejala yang khas adalah gejala-gejala pernapasan mulai dari demam, sesak, hingga batuk.

Guna memacu masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup sehat terutama di masa pandemi Covid-19, Trubus Bina Swadaya (TBS Grup) menggelar diskusi daring, pada 27 Oktober 2020, dengan tema “Cara Hidup Sehat untuk Mencegah Covid-19”.

Dr. Alvin Nursalim, SpPD sebagai narasumber dari webinar Bersama Menjaid TBS mengatakan bahwa penerapan pola hidup sehat di masa pandemi Covid-19 amat penting. Dirinya mengatakan bahwa menerapkan pola hidup sehat bisa membantu menurunkan risiko tertular Covid-19.

Seberapa penting menjaga sistem imun dalam rangka pencegahan penyakit Covid-19?

Dokter penyakit dalam Rumah Sakit Brawijaya Saharjo, Alvin Nursalim mengatakan, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga sistem imun selama pandemibCovid-19. Pertama, perhatikan gizi makanan yang kita konsumsi. Pastikan makanan yang dikonsumsi mengandung makro dan mikronutrien yang dibutuhkan tubuh.

“Pasien-pasien Covid-19 yang dirawat, gizi pada makanan pasien sangat diperhatikan. Makanan yang dikonsumsi kaya akan gizi, serta mengandung berbagai vitamin yang diperlukan tubuh. Cara-cara ini terbukti bisa mendukung sistem imun,” kata Dr. Alvin Nursalim, SpPD dalam webinar Bersama Menjadi TBS yang mengangkat topik “Cara Hidup Sehat untuk Mencegah Covid-19” yang diselenggarakan secara daring, baru-baru ini.

Kemudian, pilihlah karbohidrat kompleks seperti beras merah, gandum ataupun oatmeal. Sebaiknya masyarakat mengonsumsi sumber protein rendah lemak seperti dada ayam ataupun ikan yang dikukus. Selain itu yang tak kalah penting adalah perhatikan cara memasak, Dokter Alvin menyarankan untuk mengurangi makanan yang digoreng secara berlebihan.

Mengonsumsi buah dan sayuran menjadi hal yang paling penting. Mengapa demikian? Sayur dan buah-buahan sebaiknya memenuhi setengah piring, sedangkan daging seperempat dari piring dan karbohidrat mengambil seperempat sisanya.

“Banyak orang salah dalam kesehariannya, seseorang justru cenderung mengonsumsi lebih banyak karbohidrat daripada sayuran dan buah-buahan,” ucap Dokter Alvin.

Oleh karena itu, mari kita biasakan untuk mengikuti prinsip piring makan. Di mana, seperempat dari piring makan ini terdiri dari karbohidrat kompleks, seperempat lainnya terdiri dari protein berupa telur, kacang-kacangan, dada ayam ataupun ikan, kemudian setengah piring berisi sayur dan buah. Meski begitu, Dokter Alvin menyarankan masyarakat memilih sumber buah dan sayur yang segar. Sebaiknya hindari mengonsumsi sayuran misalnya seperti salad. Kandungan mayonaise pada salad itu sangat tinggi lemak jenuh, di mana mayonaise terbuat dari telur dan produk-produk susu, yang jika dikonsumsi secara berlebihan tidak baik untuk tubuh.

Kemudian asinan, makanan satu ini memang berisi berbagai macam sayuran dan buah, tetapi dalam proses pembuatannya dibuat dengan daram dan gula yang sangat banyak.

“Sehingga tidak serta merta mengonsumsi sayuran dan buah-buahan selalu dianggap sehat, contohhnya sepert salad, manisan buah hingga asinan, yang sebaiknya tidak di konsumsi secara berlebihan. Pilihlah makanan yang segar, buah dan sayuran segar kaya akan mineral dan vitamin yang dibutuhkan sistem pertahanan tubuh kita,” jelas Alvin.

Untuk variasi menu, Dokter Alvin menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi buah dan sayur dengan warna yang berbeda setiap hari, dengan begitu, kita akan mendapatkan berbagai macam nutrisi yang beragam pula.

Selain mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, olahraga menjadi salah satu hal yang tidak boleh ditinggalkan.

“Pasien-pasien yang diduga menderita Covid-19 atau sudah terkonfirmasi Covid-19, olahraga dan aktivitas fisik aktif menjadi bagian penting dari terapi yang wajib dilakukan, apalagi bagi kita yang sehat,” bebernya.

Merujuk pada beberapa penelitian, Dokter Alvin menjelaskan, seseorang yang rutin berolahraga sistem pertahanan tubuh hingga bisa meningkatan sel darah putih. Sistem pertahanan tubuh yang meningkat ini akan lebih kuat ketika berhadapan dengan virus ataupun bakteri.

“Orang yang rajin berolah raga sistem imunnya akan jauh lebih baik, dari mereka yang malas berolahraga,” tutup Dokter Alvin.

Berolahraga juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulailah berolahraga secara bertahap mulai dari olehraga ringan. Kita bisa memilih olahraga yang sederhana seperti jalan cepat, jogging atau bersepeda. Untuk durasi olehraga, Dokter Alvin menyarankan 3 sampai 5 kali dalam seminggu dengan total durasi 150 menit.

“Selain berolahraga, di masa pandemi Covid-19 ini, masyarakat wajib berjemur di bawah sinar matahari pagi, untuk mendapatkan vitamin D,” tutup Dokter Alvin.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020