trubus.id
Peristiwa » Mentan Syahrul Dorong Swasta Jadi Inisiator Urban...
Mentan Syahrul Dorong Swasta Jadi Inisiator Urban Farming

Mentan Syahrul Dorong Swasta Jadi Inisiator Urban Farming

Astri Sofyanti - Senin, 19 Okt 2020 09:34 WIB

Trubus.id -- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta swasta untuk menjadi inisiator dalam mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming). Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Hal tersebut diungkapkan Mentan Syahrul ketika mengunjungi perkebunan hidroponik swasta di Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kunjungannya tersebut, Syahrul meninjau proses pembibitan hingga pengemasan sayur menuju pasar penjualan di wilayah Jabodetabek.

“Saya kesini mau melihat tanaman sayur dan berbagai inovasi yang sudah menggunakan teknologi buatan anak bangsa. Misalnya disini ada rumah pengering yang tidak pakai listrik dan tidak pakai macam-macam. Semuanya betul-betul green house,” kata Mentan melalui keterangan tertulis yang diterima Trubus.id, Senin (19/10/20).

Mentan mengatakan, perkebunan milik PT Asabi harus menjadi inisiator utama dalam mewujudkan pertanian kota (Urban Farming). Sehigga menurutnya, pertanian perkotaan sangat dibutuhkan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Saya kira permintaan sayur itu meningkat dua kali lipat. Artinya permintaan ini harus bisa menjadi bagian-bagian yang bisa didorong pada kota-kota besar, yang tidak memiliki lahan besar. Bayangkan saja hanya dengan 500 meter, mereka bisa menghasilkan 40 juta perbulan,” ujarnya.

Menurut Mentan, keterlibatan swasta dalam mendukung ketahanan pangan nasional harus didorong menjadi lebih besar. Pertanian semacam ini bahkan telah membuktikan bahwa hidroponik bisa dilakukan oleh semua kalangan.

“Memang tidak mungkin semuanya dilakukan oleh pemerintah. Lemampuan pemerintahan sangat terbatas, makanya swasta harus bisa membuka jalan dengan berbagai kreasi untuk menghadapi tantangan,” lanjut Syahrul.

Presiden Asabi Agricon, Harlan Bengardi menyampaikan terimakasih atas perhatian Mentan ke perkebunan hidroponik miliknya. Menurut dia, kunjungan ini bisa membuat perusahan swasta semakin bersemangat dalam mendorong ketahanan pangan nasional.

“Selama setahun ini memang kami melihat masa depan pertanian urban farming memiliki sirklus yang sangat baik. Pertama cuaca yang sudah tidak menentu dan lahan yang semakin sempit. Ke depan, saya kira hal ini akan menjadi suatu pasar yang sangat luar biasa dan memang memakan sayuran itu nanti akan menjadi suatu kebutuhan utama,” katanya.

Harlan berharap, perkebunan Asabi bisa menjadi contoh bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis sayur melalui metode hidroponik. Apalagi, kebutuhan sayur di wilayah Jabodetabek semakin meningkat.

“Konsep urban farming itu memang bukan untuk menyediakan lapangan kerja, melainkan untuk memaksimalkan lahan kecil agar bisa menjadi lahan produktif. Semoga ke depan masyarakat mulai bisa menerapkam urban farming,” tutupnya.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020