trubus.id
Peringati Hari Tani Nasional, Trubus Gelar Diskusi “Petani Masa Kini di Tengah Pandemi”

Peringati Hari Tani Nasional, Trubus Gelar Diskusi “Petani Masa Kini di Tengah Pandemi”

Astri Sofyanti - Kamis, 24 Sept 2020 13:15 WIB

Trubus.id -- Hari Tani Nasional diperingati setiap tanggal 24 September yang bertepatan pada hari ini, Kamis (24/9/20). Hari Tani Nasional sendiri merupakan bentuk peringatan untuk mengenang sejarah para petani serta membebaskannya dari penderitaan.

Pada masa pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi sektor utama penyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang kuartal II-2020. Bahkan, pertanian merupWarungakan satu-satunya sektor yang mengalami pertumbuhan positif di kala sektor lainnya mengalami penurunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal II-2020, sumbangan sektor pertanian terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 16,24 persen, atau tumbuh positif sebesar 2,19 persen di banding kuartal II-2019.

Trainer Agribisnis, Sigit Herwanto menegaskan bahwa di tengah pandemi Covid-19 terjadi pergeseran makna pertanian, dahulu pertanian dimaknai dengan kegiatan bercocok tanam di lahan luas dengan membutuhkan tenaga kerja yang banyak, kini pertanian dimaknai sebagai suatu kegiatan yang menghasilkan.

“Kini kegiatan bercocok tanam bisa dilakukan dengan bantuan teknologi bahkan bisa dilakukan di lahan-lahan sempit atau terbatas,” ujar Sigit dalam diskusi daring “Ngobrol di Warung Trubus Edisi Hari Tani: Petani Masa Kini di Tengah Pandemi, yang disiarkan secara langsung oleh Youtube Toko Trubus Official, Kamis (24/9/20).

Bahkan ia mengatakan, semenjak terjadi pandemi Covid-19, bercocok tanam di lahan terbatas menjadi tren gaya hidup baru di tengah-tengah masyarakat. Kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat di tengah pandemi menjadi sangat tinggi. Sebab, bercocok tanam merupakan suatu kegiatan yang menyehatkan, sehingga masyarakat yang banyak menghabiskan waktu di rumah saja selama pandemi, memilih untuk tetap produktif salah satu caranya dengan melakukan kegiatan bercocok tanam.

“Menjadi petani bukan hanya yang berada di sawah, ada yang mengatakan petani harus kotor. Di masa pandemi Covid-19 saat ini, kita harus berterima kasih kepada para petani. Mereka adalah garda terdepan, yang memproduksi pangan. Selamat Hari Tani Nasional,” kata Praktisi dan Penulis Buku Agribisnis, Rudi Paeru.

Menurutnya, masyarakat juga bisa menjadi petani di rumah. Kini untuk menjadi petani, masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumah, memanen sayuran sendiri, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.

“Petani tak lagi harus melakukan kegiatan bercocok tanam di lahan yang luas. Apapun profesinya, masyarakat bisa menjadi petani,” ujarnya menambahkan.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020