trubus.id
Dengan Pakan yang Tepat, Sapi Brahma Hasilkan Lebih Sedikit Emisi Nitrogen

Dengan Pakan yang Tepat, Sapi Brahma Hasilkan Lebih Sedikit Emisi Nitrogen

Syahroni - Senin, 03 Agu 2020 16:00 WIB

Trubus.id -- Sebuah studi yang dilakukan Texas A&M Agrilife belum lama ini akan menentukan perbedaan dalam persyaratan kebutuhan dan hasil emisi nitrogen antara jenis sapi brahma dan sapi lainnya. Mengukur perbedaan-perbedaan ini memungkinkan peternak dalam mengurangi protein dalam pakan ternak dengan menciptakan formulasi pakan yang tepat.

"Penerapan formulasi pakan presisi dapat menjadi jawaban dalam memproduksi daging sapi yang lebih terjangkau dan memiliki dampak lingkungan yang lebih kecil," kata Tryon Wickersham, Ph.D., ilmuwan dan profesor di Departemen Ilmu Hewan di Texas A&M College of Agriculture dan Life Sciences seperti dilansir dari thecattlesite.com.

“Kami percaya pengembangan sistem pemberian pakan yang memperhitungkan perbedaan jenis ternak akan mengurangi suplementasi berlebih dan kurang, memungkinkan kami untuk mengoptimalkan pertumbuhan, reproduksi dan kesehatan hewan. Selain itu, sistem pemberian pakan yang tepat akan mengurangi jejak lingkungan dari produksi daging sapi,” kata Wickersham. 

Subspesies ternak berbeda, kebutuhan nutrisi berbeda. Sapi dibagi menjadi dua subspesies, Bos taurus taurus, yang umumnya tidak memiliki punuk dan berasal dari Eropa, dan Bos taurus indicus, umumnya memiliki punuk dan berasal dari India.

"Sapi-sapi ini dipilih dalam kondisi yang sangat berbeda dan telah mengembangkan kapasitas untuk berkembang dalam kondisi yang berbeda. Adaptasi ini memengaruhi cara kinerjanya dan belum diperhitungkan dengan baik dalam sistem pemberian pakan sapi potong saat ini, meningkatkan biaya lingkungan dan ekonomi yang terkait dengan produksi daging sapi.” jelas kata Wickersham lagi.

Penelitian Wickersham dirancang untuk membahas hubungan antara daur ulang urea, penangkapan nitrogen mikroba, dan strategi suplementasi pada kedua jenis ternak yang mengonsumsi hijauan berkualitas rendah.

"Sapi menyediakan layanan yang berharga bagi masyarakat dengan mengubah sumber nutrisi berkualitas rendah seperti rumput, residu tanaman, dan produk samping menjadi daging sapi, yang merupakan sumber asam amino, mineral, dan vitamin berkualitas tinggi," kata Wickersham.

"Namun, ada ruang untuk meningkatkan efisiensi konversi ini untuk mengurangi efek lingkungan dari produksi daging sapi dan meningkatkan akses konsumen ke nutrisi penting ini, sehingga memungkinkan lebih banyak orang untuk mengkonsumsi makanan yang memenuhi kebutuhan mereka." katanya lagi. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020