trubus.id
Studi: Rutin Konsumsi Cokelat Turunkan Risiko Penyakit Jantung Koroner

Studi: Rutin Konsumsi Cokelat Turunkan Risiko Penyakit Jantung Koroner

Syahroni - Senin, 27 Jul 2020 19:00 WIB

Trubus.id -- Makan cokelat lebih dari sekali seminggu dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah, menurut penelitian baru yang diterbitkan oleh European Society of Cardiology. Penulis utama studi yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology, Dr. Chayakrit Krittanawong adalah seorang ahli jantung di Baylor College of Medicine.

"Studi kami menunjukkan bahwa cokelat membantu menjaga pembuluh darah jantung tetap sehat," kata Dr. Krittanawong. “Di masa lalu, studi klinis menunjukkan bahwa cokelat bermanfaat untuk tekanan darah dan lapisan pembuluh darah. Saya ingin melihat apakah ini mempengaruhi pembuluh darah yang memasok jantung (arteri koroner) atau tidak. Dan jika ya, apakah itu bermanfaat atau berbahaya? ”

Tim menganalisis penelitian tentang hubungan antara konsumsi cokelat dan penyumbatan arteri koroner. Analisis ini difokuskan pada enam studi yang diterbitkan selama lima dekade terakhir, yang melibatkan total 336.289 peserta.

Selama masa tindak lanjut delapan tahun, 14.043 peserta mengembangkan penyakit arteri koroner dan 4.667 mengalami serangan jantung. Para peneliti menentukan bahwa, dibandingkan dengan orang yang makan cokelat kurang dari sekali seminggu, mereka yang mengonsumsi cokelat lebih dari sekali seminggu memiliki risiko delapan persen lebih rendah terkena penyakit arteri koroner.

"Cokelat mengandung nutrisi sehat jantung seperti flavonoid, metilxantin, polifenol, dan asam stearat yang dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan kolesterol baik," kata Dr. Krittanawong.

Dia mencatat bahwa penelitian itu tidak memeriksa apakah jenis cokelat tertentu lebih menguntungkan atau jika ada ukuran porsi yang ideal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi mekanisme yang mendasari efek kardioprotektif cokelat.

"Cokelat tampaknya menjanjikan untuk pencegahan penyakit arteri koroner, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan berapa banyak dan jenis cokelat apa yang bisa direkomendasikan."

Terlepas dari potensi manfaat kesehatannya, Dr. Krittanawong memperingatkan agar tidak makan berlebihan.

“Cokelat dalam jumlah sedang tampaknya melindungi arteri koroner tetapi kemungkinan jumlah besar tidak. Kalori, gula, susu, dan lemak dalam produk yang tersedia secara komersial perlu dipertimbangkan, terutama pada penderita diabetes dan orang gemuk. ”

Krittanawong baru-baru ini memimpin penelitian terpisah yang mengungkapkan manfaat kesehatan jantung dari meditasi. Para peneliti menemukan bahwa meditasi menurunkan risiko kolesterol tinggi hingga 35 persen, diabetes 30 persen, stroke 24 persen, dan menurunkan risiko penyakit arteri koroner hingga 49 persen. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

07 Agu 2020
04 Agu 2020
03 Agu 2020