trubus.id
Hari Ini LIPI Buka Kembali Kebun Raya Purwodadi dengan Penerapan Protokol Pencegahan Covid-19

Hari Ini LIPI Buka Kembali Kebun Raya Purwodadi dengan Penerapan Protokol Pencegahan Covid-19

Astri Sofyanti - Senin, 27 Jul 2020 09:15 WIB

Trubus.id -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) hari ini, Senin, 27 Juli 2020 resmi membuka Kebun Raya Purwodadi yang berada di Pasuruan, Jawa Timur. Pembukaan kembali ini dilakukan setelah Kebun Raya Purwodadi melakukan persiapan matang dan berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat. Penyiapan sarana dan prasarana ditetapkan sesuai protokol pencegahan penularan Covid-19 oleh otoritas kesehatan.

Pembukaan kembali tersebut merujuk pada Surat Keputusan Kepala LIPI Nomor 155/F/2020 tentang Pembukaan Kembali Layanan Kebun Raya di lingkungan LIPI dan disertai dengan sejumlah protokol kunjungan di kawasan Kebun Raya.

“Dibukanya kembali Kebun Raya Purwodadi yang memiliki luas 85 hektare ini diharapkan dapat memberikan alternatif tempat wisata edukasi bagi masyarakat,” kata Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi LIPI, Bayu Adjie, dalam keterangan tertulis yang diterima Trubus.id di Jakarta, Senin (27/7/20).

Diakuinya, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 akan diberlakukan dengan ketat baik untuk pengunjung ataupun karyawan sejalan dengan dibuka kembali Kebun Raya Purwodadi.

“Kami tetap memperhatikan protokol kesehatan terutama dari sisi pembatasan jarak antar wisatawan, sehingga kesehatan dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Mengusung konsep Wisata Tangguh SEMERU (Sehat –aMan –tErtib -Rukun), pembukaan kembali Kebun Raya Purwodadi diterapkan dalam beberapa fase. Dimulai pada fase 0 (fase persiapan sebelum pembukaan kembali) sampai dengan fase 3. Diakui Bayu, pada fase 1, dilakukan pembatasan kuota pengunjung sebanyak 500 orang per hari.

“Untuk dapat melangkah ke fase berikutnya, pelaksanaan fase 1 ini akan dievaluasi secara bertahap. Jika sudah memenuhi standar, maka akan dilakukan implementasi fase selanjutnya dengan penambahan kuota pengunjung,” jelasnya.

Bayu juga menyebutkan, bertepatan dengan momentum era baru dalam pembukaan kembali Kebun Raya Purwodadi, diterapkan kebijakan baru dalam penanganan kendaraan bermotor yang dibawa   oleh pengunjung.

“Seluruh pengunjung tidak diperkenankan untuk membawa masuk kendaraan bermotor roda dua dan roda empat. Pengunjung diharuskan memarkir kendaraannya di area parkir yang telah disediakan,” ujarnya.

Menurut Bayu, hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mempermudah fungsi kontrol kondisi kesehatan para pengunjung, mempermudah melakukan kontrol atas pembatasan jumlah pengunjung, serta menjaga kualitas udara di dalam kebun agar tetap segar dan sehat.  

Dirinya menegaskan, calon pengunjung harus memastikan dirinya sehat sebelum berkunjung ke Kebun Raya Purwodadi. Ia juga menyebutkan, selama berkunjung di Kebun Raya Purwodadi, pengunjung diwajibkan untuk memakai masker dan selalu menjaga jarak aman, serta sesering mungkin mencuci tangan di beberapa titik fasilitas cuci tangan yang telah disediakan atau menggunakan hand sanitizier yang dibawa oleh masing-masing pengunjung.  

Dengan diterapkannya protokol kesehatan dalam kunjungan wisatawan di Kebun Raya Purwodadi, Bayu berharap dapat mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Selain itu, guna mengurangi kontak fisik, pembelian tiket masuk Kebun Raya Purwodadi dilayani secara online melalui www.kebunraya.id yang  langsung  terintegrasi  dengan  ponsel  pintar.

Penyemprotan desinfektan ke fasilitas publik seperti toilet, kursi taman, dan mobil wisata juga dilakukan dengan frekuensi sesering mungkin.

“Informasi mengenai penerapan protokol kesehatan di kawasan Kebun Raya Purwodadi dipampang di titik-titik strategis, serta diinformasikan secara berkala kepada pengunjung,” pungkas Bayu.

Sebagai informasi, sebelumnya LIPI juga telah membuka kembali Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas pada 7 Juli 2020 serta Kebun Raya “Eka Karya” Bali pada 22 Juli 2020 lalu.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

04 Agu 2020
03 Agu 2020
03 Agu 2020