trubus.id
Peristiwa » Menteri Koperasi dan UKM Dukung Gerakan Disertifik...
Menteri Koperasi dan UKM Dukung Gerakan Disertifikasi Pangan Lokal

Menteri Koperasi dan UKM Dukung Gerakan Disertifikasi Pangan Lokal

Astri Sofyanti - Jumat, 24 Jul 2020 13:39 WIB

Trubus.id -- Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menteri Koperasi dan UKM), Teten Masduki mendukung gerakan disertifikasi pangan lokal. Menurutnya, gerakan tersebut memiliki kekuatan ekonomi yang cukup besar karena melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Karena itu, saya sedang menyiapkan program penguatan warung sembako yang akan menjadi rantai perdagangan distribusi pangan kita dengan warung warung sembako tradisional,” kata Teten ketika berdiskusi dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (24/7/20).

Untuk mengimplementasikannya, pihaknya akan menyiapkan segala sesuatunya dari sisi hilir. Sedangkan perlengkapan dari sisi hulu akan disiapkan oleh Kementerian Pertanian. Misalnya kata dia, KUKM menyiapkan ribuan warung sembako di Jabodetabek yang siap memasarkan produk pertanian.

“Jadi kita siapkan ribuan warung di Jabotabek yang terhubung lewat aplikasi. Saya sudah lihat prakteknya termasuk inventory managementnya. Artinya begitu ada kebutuhan sembako, maka secara otomatis barangnya sudah ke input di data digital,” ujarnya.

Teten mengatakan, secara garis besar dua Kementerian ini akan saling bekerja menjalankan semua visi Presiden Joko Widodo. Kerjasama tersebut meliputi korporatisasi petani yang memiliki alur kerja integrasi dari petani kecil hingga koprasi berskala besar.

“Kami akan mengkonsolidasi petani petani perorangan yanh menggarap lahan lahan sempit, kemudian dikoperasikan dalam bentuk koperasi berskala besar. Kami butuh bantuan Kementan karena beliau memiliki banyak kelompok-kelompok tani,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyambut baik kerjasama antar dua Kementerian ini. Kata dia, sektor pertanian adalah pilihan pasti karena merupakan kebutuhan sehari-hari. Disisi lain, pertanian juga adalah kekuatan besar dari sebuah negara agraris.

“Inilah yang kami sikapi berdua antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Koperasi. Lebih khusus kami tentu akan mempersiapkan aktivitas di hulu dalam meningkatkan produktivitas pertanian terutama di subsektor holtikultura, tanaman pangan perkebunan dan peternakan,” jelas Syahrul.

Dirinya berharap, dengan kerjasama ini harga sembako tetap dalam kondisi satabil serta mampu memutus mata rantai yang terlalu besar.

“Sehingga tentu saja jangkauan jangkauan pasar dari komoditi ini bisa lebih baik bisa lebih efektif. Tentu saja kita berharap mampu memutus mata rantai yang terlalu besar sehingga harga dan stabilitas harga komoditas pertanian bisa kita jamin lebih baik,” pungkas Mentan.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020