trubus.id
Peristiwa » Genangan Air Setinggi 2,3 Meter Masih Terjadi Pasc...
Genangan Air Setinggi 2,3 Meter Masih Terjadi Pascabanjir Kabupaten Konawe

Genangan Air Setinggi 2,3 Meter Masih Terjadi Pascabanjir Kabupaten Konawe

Astri Sofyanti - Rabu, 22 Jul 2020 12:00 WIB

Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe, melaporkan genangan air masih terjadi pascbanjir akibat luapan luapan sungai Konaweha dan sungai Jahambuti, pada Rabu (15/7/20) lalu.

Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memonitor genangan banjir di wilayah pemukiman Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara hingga Selasa sore (21/7). Tercatat ketinggian air bervariasi hingga 2,3 meter, atau terjadi penurunan 10 sentimeter.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Raditya Jati menjelaskan, meski genanganan masih terjadi di pemukiman warga, tapi pemantauan di Bendung Wawotobi menunjukkan status normal.

“Sampai Selasa sore, sebanyak 1.154 KK atau 4.046 jiwa masih mengungsi. Pemerintah daerah telah mendistribusikan bantuan obat-obatan dan pelayanan dasar para penyintas. Pusdalops BNPB mendapatkan informasi kebutuhan mendesak antara lain, air mineral, makanan balita, selimut, obat-obatan, pakaian dan pakaian dalam dewasa dan balita, sarung, tikar, permakanan, dan kelambu,” kata Raditya melalui keterangan tertulis yang diterima Trubus.id, Rabu (22/7/20).

Sebelumnya, banjir terjadi pada Rabu lalu (15/7), pukul 05.15 waktu setempat, terjadi akibat intensitas hujan tinggi selama 7 hari dan mengakibatkan debit sungai Konaweha meluap.

BPBD Kabupaten Konawe mendata 13 kecamatan tergenang, ribuan rumah dan sawah terendam. Banjir juga mengakibatkan 3 jembatan terputus.

Ketiga belas kecamatan yang terdampak banjir meliputi, Pondidaha, Wonggeduku, Lambuya, Tongauna Utara, Abuki, Bondoala, Puriala, Tongauna, Pandangguni, Anggaberi, Routa, Anggotoa, dan Morosi. Sedangkan dampak kerusakan lain, banjir juga mengakibatkan 1.981 rumah dan 17.800 hektar sawah terendam serta 94 unit sarana umum lain terdampak.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020