trubus.id
Dokter Reisa Bagikan Tips Aman Berbelanja di Pasar Selama Pandemi Covid-19

Dokter Reisa Bagikan Tips Aman Berbelanja di Pasar Selama Pandemi Covid-19

Astri Sofyanti - Jumat, 17 Jul 2020 10:07 WIB

Trubus.id -- Pasar tradisional menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat, seperti kegiatan ekonomi, sosial maupun budaya. Semenjak pandemi Covid-19 melanda tanah air, kegiatan perdagangan di pasar tradisional pun ikut berubah. Kini, masyarakat harus beradaptasi dengan kebiasaan baru yakni dengan menerapkan protokol kesehatan mulai dari menjaga jarak (physical distancing) serta mengenakan masker di setiap kegiatan.

Dengan dibukanya pasar, perekonominan daerah diharapkan kembali meningkat. Pembukaan pasar tersebut tentunya harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dan cara berinteraksi di pasar yang aman dan sehat dari Covid-19.

Bahkan panduan mengenai protokol kesehatan di pasar di atur dalam keputusan Menteri Kesehatan dan juga regulasi masing-masing daerah. Tujuannya dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan sasaran panduan tersebut ditujukan kepada pengelola, pedagang, pekerja dan juga pengunjung.

Dokter Reisa membagikan sejumlah tips aman ke pasar di masa pandemi Covid-19:

1. Sebelum pergi ke pasar pastikan kondisi tubuh bener-benar sehat dan fit, wajib mengenakan masker dan selalu mencari tempat cuci tangan.

2. Buatlah daftar kebutuhan yang akan di beli untuk mempersingkat waktu berada di pasar dan mengurangi kontak fisik dengan orang lain.

3. Bawa kantong belanja sendiri dari rumah.

4. Pastikan pengelola menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun.

5. Pastikan pedagang mengenakan masker.

6. Pemeriksaan suhu tubuh sudah menjadi kewajiban di tempat umum, tidak terkecuali di pasar. Pengunjung, dan pedagang yang diperbolehkan melakukan aktivitas jual beli dipasar adalah mereka yang memiliki suhu tubuh dibawah 37,3 derajat celcius. Selain itu, orang dengan kondisi kurang fit dan sehat, dianjurkan tidak masuk pasar dan beristirahat dirumah.

“Masyarakat terus diimbau untuk selalu memakai masker, memakai sarung tangan saat bertransaksi, jaga jarak saat berada di dalam pasar, dan menjaga kebersihan masing-masing kios atau lapak,” tegas Dokter reisa.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Jakarta, Arif Nasrudin menjelaskan bahwa pengelola pasar telah bergerak cepat untuk menerapkan protokol kesehatan, meningkatkan kedisiplinan agar masyarakat sadar dan peduli terhadap bahaya Covid-19. Selain itu, pasar tradisional tidak menjadi kluster baru dalam penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut, dokter Reisa juga mengatakan bahwa peran pengelola pasar dalam penertiban kedisiplinan masyarakat di pasar sangatlah dibutuhkan, misalnya, menerapkan dua arah di area tangga, mengawasi pergerakan pengunjung di pintu masuk dan pintu keluar pasar, guna mencegah terjadinya kerumunan.

“Hindari menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut, ketika berinteraksi. Apalagi, menaik turunkan masker dengan tangan yang kotor. Ingat, cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah bertransaksi,” ujar Reisa menambahkan.

Menerapkan adapatasi kebiasaan baru di pasar akan membuat pengunjung tetap aman dan nyaman. Di samping itu, kebiasaan ini membuat pedagang tetap berjualan dengan baik, dan membuat pengelola pasar semakin ketat dan disiplin memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar.

“Biasakan semua disiplin memberlakukan protokol kesehatan khususnya di pasar. Mari, kita terapkan kebiasaan baru menjadi kebudayaan baru yang bersih dan sehat sehingga kita semua selalu produktif dan aman dari pandemi Covid-19,” tutup Dokter Reisa.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020