trubus.id
Kementan Sebut Kebutuhan Pangan Aman Hingga Akhir Tahun

Kementan Sebut Kebutuhan Pangan Aman Hingga Akhir Tahun

Astri Sofyanti - Kamis, 02 Jul 2020 11:00 WIB

Trubus.id -- Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi memastikan bahwa ketersediaan pangan nasional hingga bulan Desember mendatang dalam kondisi aman dan terkendali.

“Kedaulatan pangan kita mulai tercapai. Pemerintah juga terus menjamin pangan yang dikonsumsi masyarakat itu aman,” kata Agung ketika menghadiri rapat dengan Komite II DPR RI belum lama ini.

Diakuinya, setiap bulan per tanggal 15, Kementerian Pertanian selalu melakukan prognosa bagi 11 komoditas pangan utama. Bahkan pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Kementerian lain dan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai rujukan pusat data pemerintah.

“Yang pasti, saat ini kebutuhan beras nasional berada di angka 111,58 kilogram. Sedangkan total kebutuhan beras diperkirakan mencapai 30,08 juta ton. Sementara itu, perkiraan produksi beras nasional pada tahun 2020, diprediksi mencapai 30,26 juta ton, sehingga terdapat surplus beras sekitar 175,87 ribu ton,” katanya.

Menurut Agung, dengan adanya stok awal tahun 2020 sebesar 5,94 juta ton, maka pada akhir tahun 2020 infonesia berpotensi mendapat tambahan surplus beras sebesar 6,11 juta ton.

Namun begitu, ketahanan pangan di masa pandemi ini diprediksi mengalami banyak masalah. Tak hanya itu, pemerintah juga harus memastikan bahwa petani tetap berproduksi.

“Selain itu, suka tidak suka kita menghadapi pola konsumsi. kemudian, ke depan kira juga akan mengalami hambatan distribusi pangan dan terjadi perubahan transaksi ke arah online. Akibatnya, NTP kita sempat mengalami penurunan,” tutur Agung.

Dengan kondisi yang ada, Agung berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan mampu menguatkan kementan dalam menghadapi berbagai masalah.

“Apalagi seperti kita ketahui anggaran Kementan dipotong cukup banyak, jadi saya berharap dukungannya untuk sektor pertanian lebih besar lagi,” tutup Agus.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjamin stok pangan mulai dari beras, daging ayam, hingga bawang merah tercukupi dan aman hingga akhir 2020. Untuk memastikan ketersediaan stok beras, Kementerian Pertanian melakukan akselerasi tanam.

Diakui Mentan, pada musim tanam (MT) II pada Juli-Desember 2020 dibutuhkan lahan seluas 5,62 juta hektare (Ha). Untuk kebutuhan lahan ia cukup percaya diri, karena berdasarkan data Kementan lahan yang tersedia atau existing seluas 7,46 juta hektare.

“Dengan akselarasi tanam, diperkirakan produksi beras sepanjang MT II sekitar 12,5 juta sampai 15 juta ton,” jelas Syahrul melalui keterangan tertulis belum lama ini.

“Sesuai perhitungan yang mengacu data BPS, diprediksi stok akhir beras pada Desember 2020 mencapai 6,27 juta ton. Itu masih bisa memenuhi kebutuhan hingga Februari 2021,” pungkasnya.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

07 Agu 2020
04 Agu 2020
03 Agu 2020