trubus.id
Pendemi Corona Belum Usai,  Karhutla Bermunculan di Lahan Gambut Riau dan Sumsel

Pendemi Corona Belum Usai, Karhutla Bermunculan di Lahan Gambut Riau dan Sumsel

Binsar Marulitua - Selasa, 30 Jun 2020 20:35 WIB

Trubus.id -- Indonesia belum patah arang untuk terus berusaha melawan virus corona (Covid-19) yang  masih terus menyebabkan korban meninggal dunia berjatuhan. Di sela pertarungan melawan pendemi global tersebut, titik panas yang berubah menjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bermunculan pada sejumlah wilayah di Sumatera.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan telah memberikan dukungan pengeboman air dengan helikopter jenis Sikorsky di Riau dan Sumatera Selatan kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Darat.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Darat terdiri dari BPBD Kota Dumai, TNI, Polri, aparat kecamatan dan desa serta dunia usaha memanfaatkan air pada kanal untuk pemadaman

"Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan pengeboman air dengan helikopter jenis Sikorsky untuk wilayah Riau dan Sumatera Selatan,"jelas Raditya Selasa, 30 Juni 2020.

Baca Lainnya : Lahan Gambut Riau Level Bahaya, Rekayasa Hujan Hasilkan 17,1 Juta M2 Air

Raditya menjelaskan, Luas lahan  gambut yang terbakar mencapai 3 hektare yang berlokasi di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Dumai, Riau. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar, akasia dan sawit.

"Tim Satuan Tugas (Satgas) Darat mengidentifikasi vegetasi terbakar berupa semak belukar, akasia dan sawit," jelas Raditya.

Menurut Raditya, Tim Satuan Tugas Darat Kebakaran Hutan dan Lahan Kota Dumai berhasil memadamkan api. Saat ini telah dilakukan pemadaman dan pendinginan di lahan gambut tersebut.

"Tim Satuan Tugas Darat Kebakaran Hutan dan Lahan Kota Dumai melakukan pemadaman dan pendinginan di lahan gambut pada Senin (29/6/2020),"jelasnya.

Sementara itu, tambah Raditya,  dukungan udara melalui pengeboman air helikopter juga dilakukan di wilayah Muara Enim, Ogan Komering dan Ogan Ilir di Sumatera Selatan.

Baca Lainnya : Cegah Karhutla, Pemerintah Basahi Lahan Gambut dengan Hujan Buatan Lebih Awal
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), per 29 Juni 2020, potensi kemudahan terjadinya kebakaran dari ditinjau dari parameter cuaca, wilayah Riau pada kategori mudah terbakar, sedangkan Sumatera Selatan mudah dan tidak mudah terbakar.

Sedangkan melihat prakiraan curah hujan, wilayah tersebut memiliki curah hujan kategori menengah.

Kondisi ini menuntut kewaspadaan semua pihak untuk melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dana lahan di wilayah yang langganan terjadi, seperti di Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.

berdasarkan data KLHK, dari pemantauan titik panas (hotspot) dari 1 Januari hingga 29 Juni, terjadi penurunan sekitar 40 persen.

Setidaknya hanya terdapat 892 hotspot dengan level confidence di atas 80 persen.

Jumlah tersebut juga lebih rendah dibandingkan tahun 2019 pada periode yang sama, yakni 1.493 hotspot.


 

Editor : Binsar Marulitua

Berita Terkait

02 Juli 2020
01 Juli 2020
01 Juli 2020