trubus.id
Udara Bersih Selama Pandemi Tingkatkan Produksi Tenaga Surya

Udara Bersih Selama Pandemi Tingkatkan Produksi Tenaga Surya

Syahroni - Rabu, 24 Jun 2020 21:00 WIB

Trubus.id -- Kota-kota di seluruh dunia telah mengalami penurunan tingkat polusi udara selama pandemi COVID-19 berlangsung. Dampaknya, dalam sebuah studi baru yang diterbitkan oleh Cell Press di jurnal Joule, para peneliti menemukan bahwa udara yang lebih bersih di ibukota India Delhi telah memungkinkan lebih banyak sinar matahari untuk mencapai panel surya sehingga meningkatkan produksi tenaga surya.

"Delhi adalah salah satu kota paling tercemar di planet ini," kata penulis pertama studi Ian Marius Peters. “Selain itu, India memberlakukan lockdown yang drastis dan tiba-tiba pada awal pandemi. Itu berarti pengurangan polusi udara terjadi sangat tiba-tiba, membuatnya lebih mudah untuk dideteksi.”

Baca Lainnya : Studi: Udara Bersih Saat Lockdown di China, Selamatkan Ribuan Nyawa

Dalam karya sebelumnya, tim Peters telah menyelidiki dampak polusi udara pada seberapa banyak sinar matahari mencapai tanah, serta pengaruhnya terhadap output tenaga surya. Para peneliti telah memasang sistem fotovoltaik (PV) di Delhi untuk mengukur jumlah radiasi matahari, atau tingkat insolasi, mencapai panel surya.

Untuk penelitian saat ini, tim menganalisis data isolasi yang direkam oleh sistem fotovoltaik sebelum dan selama shutdown COVID-19.

Analisis menunjukkan bahwa pada akhir Maret, jumlah sinar matahari yang mencapai panel surya di Delhi meningkat 8 persen dibandingkan dengan tanggal yang sama selama tiga tahun sebelumnya. Data kualitas udara dan partikel menunjukkan bahwa berkurangnya tingkat polusi adalah penyebab utama peningkatan produksi tenaga surya.

"Peningkatan yang kami lihat setara dengan perbedaan antara apa yang akan dihasilkan instalasi PV di Houston dibandingkan dengan yang ada di Toronto," kata Peters. "Aku berharap melihat beberapa perbedaan, tetapi aku terkejut oleh betapa jelasnya efeknya terlihat."

Baca Lainnya : Bagaimana Virus Corona Membersihkan Udara Kota Paling Tercemar di Dunia

Menurut para peneliti, temuan ini memberikan dasar yang kuat untuk mempelajari lebih lanjut dampak polusi udara pada sumber daya matahari. Mereka berharap untuk menemukan peningkatan output tenaga surya di daerah lain di mana udara lebih bersih karena pemberlakukan lockdown atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Pandemi telah menjadi peristiwa dramatis dalam banyak hal, dan dunia akan muncul berbeda dari sebelumnya," kata Peters. “Kami telah melihat sekilas seperti apa dunia dengan udara yang lebih baik dan melihat bahwa mungkin ada peluang untuk‘ meratakan kurva iklim. '”

"Saya percaya panel surya dapat memainkan peran penting, dan kedepannya memiliki lebih banyak instalasi PV dapat membantu mendorong umpan balik positif yang akan menghasilkan langit yang lebih jelas dan lebih bersih." urainya lagi. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020