trubus.id
Bertambah 1.051, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia per 23 Juni Capai 47.896

Bertambah 1.051, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia per 23 Juni Capai 47.896

Astri Sofyanti - Selasa, 23 Jun 2020 15:53 WIB

Trubus.id -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto kembali melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 per Selasa (23/6/20). Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga pukul 12.00 WIB, tercatat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.051, hingga totalnya kini menjadi 47.896 kasus, terhitung sejak kasus pertama di umumkan pada 2 Maret 2020 lalu.

Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 17.908 pada hari sebelumnya, Senin (22/6) dan total akumulasi yang telah diuji menjadi 668.219. Adapun uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 99 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 249 laboratorium.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 8.564 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 401.681. Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.051 dan negatif 7.513 sehingga secara akumulasi menjadi positif 47.896 dan negatif 353.785.

“Konfirmasi kasus Covid-19 yang kita dapatkan sebanyak 1.051 orang, sehingga totalnya menjadi 47.896 kasus,” kata Yuri dalam konferensi pers terkait update penanganan Covid-19 di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (23/6/20).

Kemudian lanjut Yuri, adapun jumlah angka pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 506. Total pasiel yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 19.241 orang.

Sementara untuk pasien meninggal dilaporkan ada penambahan 35 orang, sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 hingga hari ini menjadi 2.535 kasus kematian.

Diakuinya, angka ini tidak tersebar merata di seluruh Indonesia, melainkan ada beberapa wilayah yang memiliki kasus penambahan dengan jumlah tinggi, namun ada beberapa yang tidak sama sekali melaporkan adanya penambahan kasus positif.

Sebaran dari kasus positif yang didapatkan hari ini, ada lima provinsi yang melaporkan kenaikan kasus yang cukup signifikan. Pertama Jawa Timur dilaporkan terdapat kasus baru 258 orang dan sembuh 60 orang. Kemudian DKI Jakarta terapat 160 kasus baru dan 100 orang dinyatakan sembuh.

Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 49 kasus, Bali 1.116 kasus, Banten 1.373 kasus, Bangka Belitung 148 kasus, Bengkulu 118 kasus, Yogyakarta 291 kasus.

Selanjutnya di Jambi 114 kasus, Kalimantan Barat 313 kasus, Kalimantan Timur 447 kasus, Kalimantan Tengah 796 kasus, Kalimantan Selatan 2.685 kasus, dan Kalimantan Utara 177 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 281 kasus, Nusa Tenggara Barat 1.081 kasus, Sumatera Selatan 1.855 kasus, Sumatera Barat 712 kasus, Sulawesi Utara 861 kasus, Sumatera Utara 1.232 kasus, dan Sulawesi Tenggara 336 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 179 kasus, Lampung 181 kasus, Riau 193 kasus, Maluku Utara 465 kasus, Maluku 634 kasus, Papua Barat 224 kasus, Papua 1.495 kasus, Sulawesi Barat 104 kasus, Nusa Tenggara Timur 111 kasus dan Gorontalo 231 kasus.

Sementara itu, untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 35.983 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dipantau sebanyak 13.348 orang. Yuri menjelaskan data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 442 kabupaten/kota di Indonesia.

Diakui Yuri, mengingat penyebaran Covid-19 masih terjadi setiap harinya, pemerintah tak henti-hentinya mengajak dan mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menekan penularan Covid-19 dengan menjaga jarak (physical distancing), sering mencuci tangan, hingga selalu mengenakan masker jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah.

“Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk menekan penyebaran kasus Covid-19, dengan tetap berada di rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain dan memakai masker,” tutup Yuri.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020