trubus.id
Update Corona 19 Juni: Pasien Sembuh Terus Meningkat, Kini Capai 17.349 Orang

Update Corona 19 Juni: Pasien Sembuh Terus Meningkat, Kini Capai 17.349 Orang

Astri Sofyanti - Jumat, 19 Jun 2020 15:49 WIB

Trubus.id -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan jumlah pasien sembuh dari Covid-19 semakin meningkat. Berdasarkan data Gugus Tugas Nasional per 19 Juni 2020 hingga pukul 12.00 WIB, pasien sembuh bertambah 551 orang dalam sehari, sehingga total pasien sembuh mencapai 17.349 orang.

Dikatakan Yuri, pasien dinyatakan sembuh oleh petugas medis setelah menjalani dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

“Sementara konfirmasi kasus positif Covid-19 yang kita dapatkan ditemukan dalam 24 jam terakhir sebanyak 1.041 orang, sehingga totalnya menjadi 43.803 kasus,” kata Yuri ketika mengupdate perkembangan kasus Covid-19 di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (19/6/20).

Sementara untuk pasien meninggal dilaporkan ada penambahan 34 orang, sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 hingga hari ini menjadi 2.373 orang.

Menurut Yuri, angka ini tidak tersebar merata di seluruh Indonesia, melainkan ada beberapa wilayah yang memiliki kasus penambahan dengan jumlah tinggi, namun ada beberapa yang tidak sama sekali melaporkan adanya penambahan kasus positif.

“Kalau kita lihat distribusi dari kasus positif yang kita laporkan hari ini, Sulawesi Selatan melaporkan 207 kasus konfirmasi baru dan 43 kasus sembuh, DKI Jakarta 141 kasus baru dan 126 sembuh, Jawa Timur 140 kasus baru dan 103 sembuh. Sumatera Selatan 84 kasus baru dan 31 sembuh, Bali 81 kasus baru dan 13 sembuh,” beber Yuri.

Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 20.717 pada hari sebelumnya, Kamis (18/6) dan total akumulasi yang telah diuji menjadi 601.239. Adapun uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 90 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 230 lab.

Sedangkan untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 10.381 dan akumulasinya menjadi 366.581. Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.041, negatif 6.881 sehingga secara akumulasi menjadi positif 43.803 dan negatif 322.778.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari DKI Jakarta 9.665 orang, Jawa Timur 9.057, Sulawesi Selatan 3.573, Jawa Barat 2.805 dan Jawa Tengah 2.471.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 4.699 disusul Jawa Timur sebanyak 2.562, Jawa Barat 1.261, Sulawesi Selatan 1.169, Jawa Tengah 900 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 17.349 orang.

Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 38 kasus, Bali 976 kasus, Banten 1.331 kasus, Bangka Belitung 147 kasus, Bengkulu 107 kasus, Yogyakarta 277 kasus.

Selanjutnya di Jambi 112 kasus, Kalimantan Barat 296 kasus, Kalimantan Timur 417 kasus, Kalimantan Tengah 738 kasus, Kalimantan Selatan 2.392 kasus, dan Kalimantan Utara 173 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 263 kasus, Nusa Tenggara Barat 1.022 kasus, Sumatera Selatan 1.680 kasus, Sumatera Barat 700 kasus, Sulawesi Utara 784 kasus, Sumatera Utara 1.024 kasus, dan Sulawesi Tenggara 329 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 173 kasus, Lampung 172 kasus, Riau 142 kasus, Maluku Utara 383 kasus, Maluku 544 kasus, Papua Barat 222 kasus, Papua 1.368 kasus, Sulawesi Barat 104 kasus, Nusa Tenggara Timur 108 kasus dan Gorontalo 220 kasus.

Sementara itu, Yuri juga melaporkan, sebanyak 36.464 orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.211 pasien dalam pengawasan (PDP) masih dipantau pemerintah. Kasus Covid-19 dikatakan Yuri telah menyebar di 435 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Untuk itu, ia mengingatkan kepada seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama melawan dan mengakhiri wabah Covid-19 di Indonesia secara gotong royong.

Yuri mengingatkan kepada masyarakat bahwa proses penularan masih terus terjadi di tengah-tengah masyarakat dan masih ada yang rentan tertular karena masih melakukan kontak dekat dan melakukan kegiatan berkerumun, tidak memakai masker dan tidak rajin mencuci tangan dengan sabun.

“Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk menekan penyebaran kasus Covid-19, dengan tetap berada di rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain dan memakai masker,” tutup Yuri.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

19 Okt 2020
19 Okt 2020
15 Okt 2020