trubus.id
Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 41.431, Pasien Sembuh Tercatat Sebanyak 16.243 Orang

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 41.431, Pasien Sembuh Tercatat Sebanyak 16.243 Orang

Astri Sofyanti - Rabu, 17 Jun 2020 15:52 WIB

Trubus.id -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali menyampaikan perkembangan terkini kasus Covid-19 di Indonesia. Sampai 17 Juni 2020, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 1.031 kasus, sehingga jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 41.431 kasus, terhitung sejak kasus pertama di umumkan pada 2 Maret 2020 lalu.

“Konfirmasi kasus positif Covid-19 ditemukan sebanyak 1.031 orang, sehingga totalnya menjadi 41.431 kasus,” kata Yuri ketika mengupdate perkembangan kasus Covid-19 di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (17/6/20).

Data Gugus Tugas Nasional hingga pukul 12.00 WIB, mencatat ada penambahan 540 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya mencapai 16.243 orang. Mereka dinyatakan sembuh oleh petugas medis setelah menjalani dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Sementara untuk pasien meninggal dilaporkan ada penambahan 45 orang, sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 hingga hari ini menjadi 2.276.

Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 19.757 pada hari sebelumnya, Selasa (16/6) dan total akumulasi yang telah diuji menjadi 559.872. Adapun uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 87 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 227 lab.

Sedangkan untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 8.969 dan akumulasinya menjadi 348.278. Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.031, negatif 7.938 sehingga secara akumulasi menjadi positif 41.431 dan negatif 308.847.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari DKI Jakarta 9.222 orang, Jawa Timur 8.308, Sulawesi Selatan 3.116, Jawa Barat 2.662 dan Jawa Tengah 2.231.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 4.329 disusul Jawa Timur sebanyak 2.325, Jawa Barat 1.151, Sulawesi Selatan 1.088, Jawa Tengah 795 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 15.703 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 37 kasus, Bali 829 kasus, Banten 1.309 kasus, Bangka Belitung 147 kasus, Bengkulu 105 kasus, Yogyakarta 276 kasus.

Selanjutnya di Jambi 109 kasus, Kalimantan Barat 282 kasus, Kalimantan Timur 397 kasus, Kalimantan Tengah 702 kasus, Kalimantan Selatan 2.208 kasus, dan Kalimantan Utara 171 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 263 kasus, Nusa Tenggara Barat 978 kasus, Sumatera Selatan 1.541 kasus, Sumatera Barat 691 kasus, Sulawesi Utara 736 kasus, Sumatera Utara 970 kasus, dan Sulawesi Tenggara 292 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 172 kasus, Lampung 169 kasus, Riau 128 kasus, Maluku Utara 322 kasus, Maluku 520 kasus, Papua Barat 214 kasus, Papua 1.311 kasus, Sulawesi Barat 99 kasus, Nusa Tenggara Timur 108 kasus dan Gorontalo 214 kasus.

Sementara itu, untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 42.714 orang dan pasien dalam pengawasan yang dipantau sebanyak 13.279 orang. Yuri menjelaskan data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 432 kabupaten/kota di Indonesia.

Diakui Yuri, mengingat penyebaran Covid-19 masih terjadi setiap harinya, pemerintah tak henti-hentinya mengajak dan mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menakan penularan Coovid-19 dengan menjaga jarak (physical distancing), sering mencuci tangan, hingga selalu mengenakan masker jika terpaksa harus beraktivitas di luar.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020