trubus.id
Bambang Ismawan: Semangat Gotong Royong  Solusi Hidupkan Kembali Perekonomian Rakyat di Tengah Pandemi Covid-19

Bambang Ismawan: Semangat Gotong Royong Solusi Hidupkan Kembali Perekonomian Rakyat di Tengah Pandemi Covid-19

Astri Sofyanti - Jumat, 12 Jun 2020 20:00 WIB

Trubus.id --  Pandemi Covid-19 saat ini telah berimbas pada perekonomian, krisis ekonomi tidak hanya dialami oleh keuangan negara, tetapi juga masyarakat menengah ke bawah. Saat pandemi menyebar hampir di seluruh dunia, pendiri Bina Swadaya, Bambang Ismawan optimis bahwa nilai kearifan bangsa Indonesia yaitu semangat gotong royong atau kerja sama mampu menjadi kekuatan dan jalan keluar krisis saat ini. 

“Sebagai contoh, krisis ekonomi Asia yang terjadi pada tahun 1998 berdampak pada terpuruknya ekonomi Indonesia berupa naiknya kurs mata uang dari Rp2.500 menjadi Rp16.000 per 1 USD menjadi pukulan luar biasa pada saat itu. Kondisi ini membuat perusahaan-perusahaan terpukul akibat krisis ekonomi Asia. Krisis ekonomi Asia ini kemudian dibangkitkan oleh sektor perekonomian rakyat,” kata Bambang Ismawan dalam Webinar “Bincang-Bincang Wisma Hijau, Ngobrol Bareng Bambang Ismawan” yang mengusung tema Sektor Perekonomian Rakyat dan Pandemi Covid-19, Jumat (12/6/20).

Kala itu menurutnya, sektor perekonomian rakyat menjadi dewa penolong yang mampu membangkitkan ekonomi Indonesia dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun. Sementara saat ini, pandemi Covid-19 mengakibatkan terpuruknya sektor perekonomian mulai dari bisnis besar hingga perekonomian rakyat.

Diakui Bambang, saat ini sektor yang paling parah terdampak pandemi Covid-19 adalah perekonomian rakyat, dampak Covid-19 membuat semua sektor perekonomian terpuruk, mulai dari bisnis besar hingga ke sektor perekonomian rakyat. Bahkan dirinya mengkhawatirkan kondisi ini bisa meyebabkan krisis pangan.

“Krisis akibat pandemi Covid-19 benar-benar menghabiskan hampir semua sektor. Ini menjadi masalah yang besar. Baik pemerintah hingga masyarakat saat ini tengah menghadapi dilematis,” ungkapnya kembali.

“Pada situasi yang serba merisaukan dan menakutkan baik di bidang kesehatan dan perekonomian, memunculkan semangat gotong royong secara spontan baik dari sisi pemerintah/pemangku kepentingan hingga seluruh lapisan masyarakat,” sambungnya.

Menurutnya, saat ini merupakan saat yang tepat bagaimana mengutamakan kebersamaan di tingkat lokal seperti masyarakat dan pemangku kepentingan. Cara ini bisa dilakukan untuk mengembangkan berbagai kerjasama guna meningkatkan kualitas hidup bersama di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Pada tatanan pemangku kepentingan seperti pemerintah, pebisnis, Lembaga Sosial Masyarakat, hingga perguruan tinggi harus saling mendukung berbagai gerakan atau kegiatan bersama untuk kembali membangkitkan sektor perekonomian,” tutup Bambang.

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020