trubus.id
Studi Ungkap, Minum Kopi Justru Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Studi Ungkap, Minum Kopi Justru Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Syahroni - Selasa, 02 Jun 2020 07:00 WIB

Trubus.id -- Kopi telah lama dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk risiko diabetes, depresi, dan penyakit jantung yang lebih rendah. Namun sebuah analisis baru telah mengungkapkan bahwa kopi memiliki efek yang kuat pada sistem pencernaan juga.

Dalam sebuah studi yang didanai oleh Institute for Scientific Information on Coffee (ISIC), para ahli meninjau studi terbaru tentang hubungan antara konsumsi kopi dan kesehatan pencernaan.

Hasil analisis menunjukkan bahwa minum kopi membantu menurunkan risiko gangguan pencernaan tertentu seperti penyakit batu empedu dan pankreatitis. Kopi juga ditemukan untuk meningkatkan aspek-aspek tertentu dari proses pencernaan, seperti motilitas usus, dan merangsang pencernaan.

Penulis studi, Carlo La Vecchia adalah profesor di Departemen Ilmu Klinis dan Kesehatan Masyarakat di University of Milan.

"Efek kopi pada pencernaan adalah area penelitian yang berkembang," kata Profesor Vecchia. "Data menunjukkan manfaat terhadap keluhan pencernaan umum seperti sembelit, serta potensi pengurangan risiko kondisi yang lebih serius seperti penyakit hati kronis akibat penyakit hati berlemak non alkoholik (NAFLD), batu empedu, dan pankreatitis terkait."

Penyakit batu empedu adalah gangguan pencernaan umum yang disebabkan oleh akumulasi endapan cairan pencernaan dalam kandung empedu atau saluran empedu.

Melalui mekanisme yang belum teridentifikasi, kopi menawarkan perlindungan terhadap penyakit batu empedu. Para ahli telah menemukan bahwa risiko kondisi ini berkurang karena konsumsi kopi harian meningkat.

Menurut para peneliti, kemungkinan kafein memainkan peran dalam mengurangi risiko penyakit batu empedu karena efeknya tidak diamati di antara peminum kopi tanpa kafein.

Banyak penelitian telah meneliti potensi kopi untuk meningkatkan mulas ringan atau refluks asam yang lebih parah. Menurut Profesor Vecchia, sebagian besar studi tidak menghasilkan bukti signifikan tentang hubungan antara kopi dan refluks asam.

Analisis ISIC juga meneliti hubungan antara kopi dan mikrobioma usus. Ulasan mengidentifikasi beberapa penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa bakteri usus bermanfaat Bifidobacterium spp. didorong setelah minum kopi.

Para ahli berteori bahwa serat makanan dan polifenol dalam kopi mendukung pertumbuhan bakteri usus yang sehat.

Laporan ISIC tidak hanya menyoroti sejumlah temuan yang relevan, tetapi juga memberikan wawasan tentang bidang-bidang yang menuntut penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi mekanisme yang mendasari efek menguntungkan kopi pada sistem pencernaan.

Penelitian ini didanai oleh Institute for Scientific Information on Coffee (ISIC). [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

15 Juli 2020
15 Juli 2020
15 Juli 2020