trubus.id
Berkebun Ala Urban Farming Momentum Usir Kebosanan Selama Pandemi Covid-19

Berkebun Ala Urban Farming Momentum Usir Kebosanan Selama Pandemi Covid-19

Astri Sofyanti - Minggu, 17 Mei 2020 17:00 WIB

Trubus.id -- Selama menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan tetap berada di rumah, kamu pasti merasa bosan jika hanya melakukan aktivitas work from home (WFH) saja bukan?

Nah untuk mengusir rasa bosan selama di rumah saja, Sukardi, seorang warga RT 14 RW 1 Kelurahan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mengajak masyarakat untuk berkebun dengan teknik hidroponik atau bercocok tanam ala perkotaan (urban farming).

Sukardi bahkan telah telah menikmati hasil panen sayur dan ikan segar. Panenan tersebut tidak hanya menambah nutrisi bagi keluarganya tetapi juga menambah penghasilan. Tak menunggu lama, ia berhasil memanen sayur melalui metode hidroponik.

Melalui Teknik hidroponik, Sukardi dan beberapa warga lain di kampung menanam dan memanen beragam sayur. Ia menanam sayuran sejak dua tahun yang lalu. Panen sayuran itu berupa sayur kangkong, sawi, selada dan pakcay.

Tak puas hanya dengan hidroponik, kini Sukardi tengah mencoba berkebun dengan teknik aquaponik. Ia menuturkan bahwa bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat akuaponik sangat sederhana, seperti ember kapasitas 60 liter, gelas plastik, spon busa, kawat, arang dan sekam. Menurutnya, teknik bisa sekaligus memanen sayuran dan ikan lele.

“Bagus, lebih mudah pembuatan medianya selain dari tanaman dan menghasilkan ikan,” kata Sukardi melalui pesan digital pada Sabtu (16/5).

Ia mengenal teknik hidroponik dan aquaponik ini melalui seorang relawan yang datang ke kampungnya beberapa tahun lalu. Sukardi dan warga lain memiliki kelompok tani Gang Hijau Pancoran Indah. Dengan hasil panen yang semakin baik, kelompok tani ini mulai belajar menjual hasil panenannya.

Melalui usaha mandiri ini, masyarakat dapat beraktivitas di rumah sekaligus meringankan beban ekonomi. Sayuran dapat dipanen setiap tiga minggu sekali dan ikan lele dapat menjadi lauk pelengkap nutrisi makanan keluarga.

“Harapan saya, semoga warga lainnya dapat mengikuti membuat aquaponik dan hidroponik agar dapat menghasilkan sendiri sayuran dan daging ikan segar,” ujarnya.

Langkah sederhana Sukardi ini bisa mendukung upaya ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan pada tahapan lebih lanjut, warga dapat memanfaatkan hasil panen dengan menjualnya. Di sisi lain, aktivitas berkebun di perkotaan dengan lahan terbatas atau urban farming ini menjadi aksi adaptif yang dapat dilakukan oleh siapa saja di tengah pandemi. Aktivitas ini bisa jadi jadi langkah untuk menyeimbangkan kesehatan fisik dan mental masyarakat.  

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sangat mendukung inisiatif mandiri warga dalam menghadapi situasi Covid-19. Deputi Sistem dan Strategi BNPB Wisnu Widjaja menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya-upaya inovasi dan semangat masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sekaligus mengurangi penyebaran Covid-19.

"Saya kira idenya itu, sudah bagus sekali. Kami mendukung," tutur Wisnu.

 

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020