trubus.id
Life » 2-3 Cangkir Kopi Setiap Hari, Efektif Turunkan Lem...
2-3 Cangkir Kopi Setiap Hari, Efektif Turunkan Lemak Tubuh pada Wanita

2-3 Cangkir Kopi Setiap Hari, Efektif Turunkan Lemak Tubuh pada Wanita

Syahroni - Kamis, 14 Mei 2020 20:00 WIB

Trubus.id -- Kabar gembira bagi kamu para wanita penikmat kopi. Yah, menurut sebuah studi yang diterbitkan di The Journal of Nutrition belum lama ini, wanita yang rutin minum dua atau tiga cangkir kopi setiap hari ditemukan memiliki total lemak tubuh dan perut lebih rendah daripada mereka yang lebih sedikit meminumnya.

Hasil ini didapat setelah para peneliti memeriksa data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional, yang diselenggarakan oleh Center for Disease Control (CDC) di Amerika Serikat. Dari data itu mereka melihat hubungan antara jumlah kopi yang diminum per hari, dan persentase lemak tubuh total serta lemak perut (adipositas).

Mereka menemukan bahwa wanita berusia 20-44 yang minum dua atau tiga cangkir kopi per hari memiliki tingkat adipositas terendah, 3,4% lebih rendah daripada orang yang tidak mengonsumsi kopi. Di antara wanita berusia antara 45-69, mereka yang minum empat atau lebih cangkir memiliki persentase adipositas 4,1% lebih rendah.

Secara keseluruhan, persentase total lemak tubuh rata-rata adalah 2,8% lebih rendah di antara wanita dari segala usia yang minum dua atau tiga cangkir kopi per hari.

Temuan ini konsisten apakah kopi yang dikonsumsi berkafein atau tanpa kafein, dan di antara perokok / non-perokok dan mereka yang menderita penyakit kronis bila dibandingkan dengan mereka yang sehat.

Untuk para pria, hubungan itu kurang signifikan, meskipun pria berusia 20-44 yang minum dua atau tiga cangkir per hari memiliki lemak total 1,3% lebih sedikit dan lemak batang 1,8% lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kopi.

Patut diketahui, sekitar 7 juta ton kopi dikonsumsi secara global setiap tahun. Lee Smith, Pemerhati Kesehatan Masyarakat di Anglia Ruskin University dan penulis senior studi ini, mengatakan: "Penelitian kami menunjukkan bahwa mungkin ada senyawa bioaktif dalam kopi selain kafein yang mengatur berat badan dan yang berpotensi digunakan sebagai senyawa anti-obesitas. 

"Bisa jadi kopi itu, atau bahan-bahannya yang efektif, dapat diintegrasikan ke dalam strategi diet sehat untuk mengurangi beban kondisi kronis yang terkait dengan epidemi obesitas.

"Penting untuk menafsirkan temuan penelitian ini mengingat keterbatasannya — penelitian ini berada pada titik waktu tertentu sehingga tren tidak dapat ditetapkan. Namun, kami tidak percaya bahwa berat badan seseorang cenderung mempengaruhi konsumsi kopi mereka." urainya lagi. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020