trubus.id
Studi Menemukan, Protein dalam Beras Penting untuk Penyerbukan Tanaman Berbunga

Studi Menemukan, Protein dalam Beras Penting untuk Penyerbukan Tanaman Berbunga

Syahroni - Selasa, 05 Mei 2020 21:00 WIB

Trubus.id -- Para ilmuwan di Universitas Adelaide dan Universitas Shanghai Jiao Tong di Cina telah menemukan dua protein dalam beras yang terlibat dalam pembentukan bukaan serbuk sari yang sangat penting dalam keberhasilan penyerbukan tanaman berbunga.

Studi mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Plants, dilakukan untuk lebih memahami kontrol molekuler pembentukan bukaan serbuk sari tanaman dalam beras, dengan pandangan untuk memperoleh pengetahuan baru untuk meningkatkan produktivitas sereal dan pada akhirnya bermanfaat bagi keamanan pangan global.

Profesor Dabing Zhang, Kepala Laboratorium Gabungan Universitas Adelaide dan Shanghai Jiao Tong untuk Sains dan Pemuliaan Tanaman, mengatakan penelitian ini mengungkap pentingnya bukaan untuk hasil gabah dan mengekspos mekanisme mengendalikan pengembangan bukaan serbuk sari pada spesies sereal.

"Lubang Pollen adalah portal pada permukaan serbuk sari yang menandai situs tempat tabung serbuk sari muncul dan memungkinkan pengambilan air, yang sangat penting untuk perkecambahan serbuk sari dan hasil pertanian," kata Profesor Zhang.

"Spesies tanaman yang berbeda bervariasi dalam ukuran, bentuk, posisi dan jumlah lubang serbuk sari, tetapi sedikit yang diketahui tentang bagaimana bentuk lubang spesifik spesies ini dan apa yang mengendalikan proses ini. Dalam beras dan sereal lainnya, serbuk sari mengembangkan sebuah lubang melingkar tunggal dikelilingi oleh area seperti cincin menonjol dari exine yang meninggi dan menebal (disebut annulus) dan ditutupi oleh penutup eksin (disebut operculum)." terangnya.

Studi ini menemukan bahwa protein, OsDAF1, sangat penting untuk pembentukan annulus dan karenanya untuk kesuburan. Protein kedua, OsINP1, juga ditemukan penting untuk pembentukan aperture dan perkecambahan tabung polen.

Protein kedua, OsINP1, juga mengarahkan pembentukan annulus dalam beras dengan berinteraksi dengan OsDAF1. Pelokalan OsDAF1 di situs aperture terganggu jika OsINP1 tidak ada, menyebabkan hilangnya seluruh aperture dan mengakibatkan kemandulan tanaman jantan.

Profesor Dabing Zhang mengatakan penelitian ini memberikan pengetahuan baru yang penting yang akan menguntungkan pemuliaan sereal dan sektor pertanian.

"Manipulasi formasi bukaan serbuk sari dan kesuburan pria akan berguna untuk mengembangkan tanaman padi hibrida baru dengan hasil tinggi dan kualitas lebih baik," katanya. "Pengetahuan baru ini juga bisa diterapkan pada varietas tanaman lain untuk meningkatkan hasil pemuliaan."

Editor : Syahroni

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020