trubus.id
Anjing Dilatih Mendeteksi COVID-19, Penyakit Apa Saja yang Sudah Bisa Dideteksi oleh Anjing?

Anjing Dilatih Mendeteksi COVID-19, Penyakit Apa Saja yang Sudah Bisa Dideteksi oleh Anjing?

Hernawan Nugroho - Senin, 27 Apr 2020 14:00 WIB

Trubus.id -- Anjing-anjing memang ada yang sudah terlatih untuk mendeteksi penyakit menggunakan kemampuan penciumannya. Kemampuan penciuman anjing jauh lebih baik dari manusia, dengan jumlah saraf penerima aroma sebanyak 220 juta buah. Sementara manusia hanya 5 juta saraf penerima.

Saat ini, anjing yang sudah terlatih mendeteksi penyakit pada manusia sedang dilatih untuk mendeteksi COVID-19. Anjing yang dilatih untuk mendeteksi penyakit diharapkan bisa membantu mendeteksi penyakit COVID-19 juga. Anjing yang terlatih mendeteksi penyakit disebut bisa melakukan deteksi pada 750 orang dalam satu jam.

Karenanya, London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM), Universitas Durham, dan Organisasi Medical Detetction Dog mencoba melakukan pelatihan pada anjing-anjing itu. Salah satunya adalah dengan cara mendeteksi apakah ada aroma khusus pada masker pasien COVID-19.

Meskipun para anjing itu sudah terlatih mendeteksi penyakit lainnya, eksperimen untuk memastikan anjing benar-benar bisa mendeteksi COVID-19 ini masih harus dilakukan peneliti lagi selama beberapa waktu ke depan.

Baca Lainnya : Studi: Aerosol yang Terhembus Sebar Virus Corona Hingga 4 Meter, Sepatu Juga Bisa Membawa Virus

Penyakit apa saja yang sudah bisa dideteksi oleh anjing saat ini? Ini dia daftarnya.

1. Kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling dikenal bisa dideteksi oleh anjing. Anjing yang terlatih bisa mendeteksi beberapa jenis kanker. Pada dokter sudah meneliti kemampuan anjing ini selama puluhan tahun. Menurut penelitian tahun 2019, anjing bisa mendeteksi kanker dari sampel darah dengan ketepatan sekitar 97 persen.

2. Narkolepsi

Narkolepsi adalah salah satu penyakit kronis yang menyerang otak, gejalanya serangan kantuk yang sulit dikendalikan, sehingga bisa tiba-tiba tertidur. Anjing juga bisa mendeteksi narkolepsi dengan penciumannya, melalui perubahan biokimia pada tubuh pasien narkolepsi. Perbedaan aroma ini diketahui oleh anjing, karena indra penciumannya.

Baca Lainnya : Bisa Menyerang Segala Usia, Apakah Gejala Infeksi Virus Corona pada Anak-Anak Beda dari Orang Dewasa?

3. Migrain

Anjing juga bisa mendeteksi saat penyakit migraine akan menyerang seseorang. Bahkan, anjing menunjukkan perilaku yang berbeda pada pemiliknya, sebelum atau saat pemiliknya mengalami migrain. Ini bisa menjadi  seperti “alarm” bagi orang yang sering mengalami migrain.

4. Kadar Gula Darah

Kemampuan penciuman anjing juga membantu pasien diabetes mendeteksi kadar gula darah sedang rendah atau tinggi. Anjing itu dilatih untuk bisa mengetahui perubahan kadar gula darah dari zat kimia dari napas manusia. Ini membantu pasien diabetes mengetahui kapan ia harus mendeteksi gula segera menyeimbangkannya. 

Editor : System

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020