trubus.id
Peristiwa » 5 Dampak Perubahan Iklim Terhadap Siklus Air
5 Dampak Perubahan Iklim Terhadap Siklus Air

5 Dampak Perubahan Iklim Terhadap Siklus Air

Binsar Marulitua - Senin, 27 Apr 2020 19:00 WIB

Trubus.id -- Profesor Riset Pusat Penelitian Limnologi LIPI, Ignasius Dwi Atmana Sutapa mengatakan seiring dengan perubahan iklim, siklus air diperkirakan juga mengalami perubahan yang signifikan dan berdampak pada kehidupan manusia. Setidaknya terdapat lima dampak penting yang terjadi akibat dari perubahan iklim yaitu pencemaran air.

"Pencemaran air, hilangnya keanekaragaman hayati, kekurangan air bersih dan sanitasi, kekeringan dan banjir, serta konflik air,” kata, Ignasius Dwi Atmana di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. 

Ia menjelaskan, akibat perubahan iklim, Indonesia diperkirakan akan menderita dampak kenaikan muka air laut. Naiknya permukaan air laut dapat menyebabkan beberapa pulau kecil akan tenggelam dan beberapa kota yang berada di pinggir laut seperti Jakarta, Semarang, dan Surabaya akan menderita banjir.

Guna menanggulangi dampak perubahan iklim yang terjadi di Indonesia khususnya yang berkaitan dengan ketersediaan air bersih, pemerintah terus menambah pembangunan waduk yang digunakan untuk menampung kelebihan air di musim hujan.

Baca Lainnya : Ini Syarat Dapatkan BLT Desa Rp600 Ribu per Bulan

“Kelebihan air yang telah ditampung di waduk dapat dimanfaatkan pada musim kemarau yang saat ini terjadi dengan ekstrim. Selain untuk pemenuhan kebutuhan akan air bersih, waduk juga dapat menopang perekonomian masyarakat diantaranya untuk pengairan,” ungkap Ignasius.

Ignasius mengingatkan apabila air tidak dikelola dengan baik maka suatu saat akan terjadi bencana karena air adalah aset yang sangat penting. Sumber daya air bisa dikatakan tidak tak terbatas. 

“Jumlah air tetap akan tetapi kebutuhan akan air semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kualitas air yang semakin menurun dari waktu kewaktu yang disebabkan oleh aktivitas manusia,” tuturnya.

Baca Lainnya : Hari Bumi 2020 dalam Bayang Kelam Investasi di Indonesia, Virus Corona Mewabah

Dirinya menyampaikan 97% air di bumi berada di lautan yang merupakan air asin dan hanya 3% saja yang merupakan air tawar. 

 “Bantu selamatkan bumi dengan mengunakan air secara bijaksana karena jumlah air tidak akan bertambah seperti yang tergambar pada siklus air,” pungkasnya.

Editor : Binsar Marulitua

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020