trubus.id
Peristiwa » Modal Sosial Penting dalam Pencegahan Pandemi Covi...
Modal Sosial Penting dalam Pencegahan Pandemi Covid-19

Modal Sosial Penting dalam Pencegahan Pandemi Covid-19

Astri Sofyanti - Senin, 27 Apr 2020 07:00 WIB

Trubus.id -- Pandemi virus corona (Covid-19) telah ditetapkan sebagai bancana nasional oleh pemerintah Indonesia mengingat pasien positif Covid-19 masih terus bertambah. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan bahwa, modal sosial menjadi kunci penting dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana pada 26 April, ahli mengingatkan semestinya ini dijadikan momentum untuk menyadari perlunya pemahaman mitigasi bencana di semua aspek, terutama modal sosial. Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, membagi bencana menjadi bencana alam, nonalam, dan sosial.

Sebagaimana diketahui, bencana nonalam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit. Dalam kasus Covid-19 ini, bencana nonalam yang dimaksud sudah ditingkat pandemi sesuai dengan pernyatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kepala Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Herry Yogaswara mengungkapkan, Indonesia tidak sigap dalam menangani ancaman pandemi Covid-19. Padahal Indonesia pernah mengalami wabah flu burung beberapa tahun lalu.

Diakui Herry Hal ini kemudian memunculkan dampak sosial sebagai imbas kurang siapnya mengantisipasi pandemi ini, seperti kepanikan masyarakat serta masalahmasalah sosial yang kemudian muncul. Padahal masyarakat Indonesia punya modal sosial yang telah terbukti mempercepat pemulihan bencana, seperti saat tsunami Aceh 2004, gempa bumi Jogja tahun 2006, dan erupsi Merapi 2010.

“Modal sosial termasuk jejaring sosial dan rasa saling percaya memegang peranan yang penting dalam mitigasi maupun percepatan penanganan bencana,” kata Herry dikutip dari siaran persnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa modal sosial lahir dari situasi kebersamaan yang tidak dipaksakan, sehingga anggota komunitas menjalankannya dengan kerelaan yang tinggi.

“Kepemimpinan lokal dan budaya saling bantu sebetulnya masih hidup dalam banyak komunitas. Melalui pemberitaan kita saksikan ketika ada keluarga yang isolasi mandiri, tetangga lainnya membantu. Sebelum pemerintah menginisiasi Pembatasan Sosial Berskala Besar, anggota masyarakat saling bantu meneydiakan sembako maupun makanan,” ucapnya menambahkan.

Dirinya mengingatkan, upaya menguatkan modal sosial masyarakat perlu dilakukan oleh pemerintah dalam situasi pencegahan Covid-19 ini.

“Kepemimpinan yang menjadi teladan sengat penting, karena budaya yang menghargai contoh maish hidup dalam kehidupan bangsa Indonesia,” tutur Herry.

Sebagai bagian dari percepatan penanganan Covid-19, LIPI membentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di lingkungan LIPI. Gugus tugas ini bertugas memobilisasi seluruh sumber daya kepakaran di berbagai bidang juga fasilitas penelitian LIPI untuk membantu pencegahan penyebaran Covid-19 di berbagai aspek.  

Salah satunya dilakukan di fasilitas laboratorium Bio Safety Level-3 yang berada di Cibinong, Jawa Barat.

“Di laboratorium ini kami melakukan Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction untuk mendukung deteksi SARS CoV-2”, jelas Ratih Asmana Ningrum, peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI sekaligus Manajer Laboratorium Bio Safety Level-3.  

Tidak hanya itu, menurut Ratih, BSL-3 juga terlibat dalam beberapa kegiatan riset yang beragam. “Selain mendeteksi virus SARS CoV-2, kami juga mulai mengembangkan vaksin rekombinan. Kemudian untuk kegiatan riset yang lain diantaranya, pembuatan kit deteksi SARS CoV-2 berbasis antibody dan berbasis molekuler dengan metode Loop Mediated Isothermal Amplification atau LAMP, whole genome sequencing untuk virus SARS CoV-2, uji klinis imunomulodulator dari herbal untuk Covid-19, antivirus SARS CoV-2, uji berbagai alat sterilizer seperti robot AUMC, dan sebagainya,” tutupnya.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020