trubus.id
Anjing Mulai Dilatih Mendeteksi Virus Corona Pada Pasien  yang Tidak Menunjukkan Gejala

Anjing Mulai Dilatih Mendeteksi Virus Corona Pada Pasien yang Tidak Menunjukkan Gejala

Hernawan Nugroho - Minggu, 12 Apr 2020 10:10 WIB

Trubus.id -- Penciuman kuat pada anjing membuatnya dimanfaatkan oleh para ilmuwan, salah satunya untuk mendeteksi penyakit pada tubuh seseorang. Kali ini, ilmuwan kembali memanfaatkan penciuman anjing untuk mendeteksi penyakit.

Dalam tugas kali ini, anjing dari Medical Detection Dogs dilatih untuk membantu mendeteksi orang yang terinfeksi COVID-19.

Orang yang tertular virus corona biasanya akan menunjukkan gejala tertentu. Gejala ini misalnya demam, batuk, maupun sesak napas. Namun tidak semua orang yang tertular virus corona menunjukkan gejala tadi.

Beberapa pasien bahkan tidak menunjukkan gejala bahwa mereka sakit, namun saat dites, hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa mereka terinfeksi virus corona.

Baca Lainnya : Lawan Corona, Petani Hutan Kalsel Kembangkan Disinfektan dari Cangkang Kelapa Sawit

Orang yang tidak menunjukkan gejala akan merasa dirinya baik-baik saja dan tidak merasa sakit. Padahal, virus corona sudah memasuki tubuhnya, sehingga droplets yang keluar dari tubuhnya bisa menulari orang lain.

Hal inilah yang kemudian menyebabkan penyebaran virus semakin luas dan mengakibatkan semakin banyak orang yang mengalami COVID-19. Terlebih kalau orang yang tidak sadar dirinya sudah terinfeksi ini melakukan perjalanan atau bepergian dan bertemu dengan banyak orang lainnya.

Penciuman anjing yang kuat dipercaya oleh para peneliti bahwa anjing juga bisa mendeteksi bau dari virus corona. Percobaan ini kemudian dilakukan oleh Medical Detection Dogs, lembaga amal yang sudah melakukan pekerjaan dalam penelitian kanker dan deteksi diabetes oleh anjing.

Bekerja sama dengan beberapa badan penelitian lainnya, badan amal ini percaya bahwa anjing bisa dilatih untuk memberikan diagnosis yang cepat. Anjing pada badan amal ini akan dilatih dengan cara yang sama seperti anjing lain yang bisa mendeteksi penyakit lainnya, seperti kanker.

Untuk bisa mendeteksi virus corona pada tubuh seseorang, anjing akan dilatih selama enam minggu untuk bisa mendeteksi virus corona pada seseorang. Cara yang digunakan untuk mendeteksi adalah dengan memberikan sampel kepada anjing untuk diendus.

Dari pelatihan ini, akan dilihat kapan anjing bisa menemukan virus corona pada tubuh seseorang. Selain itu, anjing juga akan bisa mendeteksi perubahan suhu kulit yang halus, sehingga bisa mengetahui apakah seseorang mengalami demam. Sampai saat ini, peneliti masih melakukan penelitian bagaimana cara anjing menangkap bau virus dari pasien.

Baca Lainnya : Putus Pendemi Corona, Jokowi Minta Aturan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Skala Besar Disiapkan

Pelatihan ini dilakukan untuk mendeteksi orang-orang yang ada di tempat umum, seperti bandara. Ilmuwan yang meneliti hal ini mengatakan, jika penelitian ini berhasil, maka anjing dapat digunakan untuk mendeteksi COVID-19 di bandara.

Ilmuwan juga yakin kalau anjing bisa mendeteksi COVID-19 setelah pelatihan yang dilakukan. Dengan ini, diharapkan virus corona dapat dicegah penyebarannya melalui tempat-tempat umum.

Editor : System

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020