trubus.id
Cegah Penyebaran Virus, Begini Cara Meminimalkan Polusi Udara di Dalam Rumah 

Cegah Penyebaran Virus, Begini Cara Meminimalkan Polusi Udara di Dalam Rumah 

Syahroni - Minggu, 29 Mar 2020 13:00 WIB

Trubus.id -- Menanggapi penyebaran cepat Covid-19, tinggal di rumah dapat mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh virus, yang bertanggung jawab atas meningkatnya jumlah kematian di seluruh dunia. Tetapi ketika berada di dalam ruangan sepanjang hari, kamu sebenarnya menghabiskan banyak waktu di lingkungan yang agak tercemar. Berikut adalah beberapa tips untuk mengoptimalkan kualitas udara di rumah.

Dengan beberapa negara di seluruh dunia ‘dikunci’ untuk membendung penyebaran Covid-19, banyak orang telah dipaksa untuk tinggal di dalam dan dihimbau untuk berbelanja yang penting-penting saja.

Bekerja dari rumah dan menghabiskan sebagian besar hari di dalam ruangan tentu menghabiskan banyak waktu di lingkungan di mana satu pertimbangan penting sering diabaikan: Polusi udara dalam ruangan.

Menurut perkiraan resmi dari observatorium kualitas udara Prancis, udara di rumah kita biasanya lima kali lebih tercemar daripada udara di luar.

Produk pembersih, asap tembakau, senyawa organik yang mudah menguap yang diciptakan oleh pembakaran selama memasak, lembab, dan jamur. Gaya hidup konsumtif kita memiliki dampak besar pada udara yang kita hirup di rumah, itulah sebabnya kita harus mengambil langkah untuk memperbaruinya sesering mungkin.

Pastikan pertukaran udara di rumah beberapa kali sehari

Di pagi hari, setelah memasak atau membersihkan, dan di malam hari sebelum tidur, sangat penting untuk mengubah udara di rumah beberapa kali sehari. Biarkan jendela terbuka selama beberapa menit setiap kali untuk memastikan ventilasi yang efektif.

Jika sistem ventilasi mekanis di rumah tidak dibersihkan dalam waktu lama, sekarang saatnya untuk memperbaikinya.

“Terlalu sering diabaikan, ventilasi yang efisien sangat penting dalam rumah yang sehat. Ini membawa udara segar, menghilangkan bau dan polutan, menghilangkan kelembapan berlebih dan memasok peralatan pembakaran dengan oksigen yang mereka butuhkan,” tandas Badan Konservasi Energi dan Lingkungan Perancis (Ademe).

Jangan merokok

Asap tembakau meninggalkan jejak abadi di dinding, kain, lantai dan langit-langit. Menghirup udara di ruang tertutup yang tercemar oleh tembakau meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pernapasan.

Jangan terlalu sering menggunakan produk pembersih industri dan pertimbangkan alternatif alami. 

Kamu yang berencana mengambil keuntungan dari tindakan lockdown untuk melakukan pembersihan yang menyeluruh harus waspada terhadap penggunaan berlebihan produk pembersih industri.

Pada bulan April 2019, sebuah studi yang dilakukan oleh majalah Prancis, 60 Millions de Consommateurs (60 Juta Konsumen) menyoroti keberadaan zat beracun dan berpolusi di 60 merek terlaris. Tak perlu dikatakan, kebijakan terbaik adalah untuk menjaga agar produk tersebut digunakan seminimal mungkin.

Banyak tersedia di supermarket, sabun potasium, sabun keras tradisional, natrium bikarbonat, dan cuka putih adalah bahan alami yang berharga dalam upaya menjaga rumah tetap bersih.

Keempat produk tradisional ini adalah semua yang kamu butuhkan untuk membersihkan semua jenis permukaan, termasuk pot dan wajan (natrium bikarbonat atau sabun kalium), kain (deterjen rumah tangga yang terbuat dari sabun keras) dan permukaan kaca (cuka putih).

Editor : Syahroni

Berita Terkait

27 Mei 2020
27 Mei 2020
27 Mei 2020