trubus.id
Peristiwa » Tepung Jagung Olahan Asal Cilegon Berhasil Tembus...
Tepung Jagung Olahan Asal Cilegon Berhasil Tembus Pasar Israel

Tepung Jagung Olahan Asal Cilegon Berhasil Tembus Pasar Israel

Astri Sofyanti - Jumat, 27 Mar 2020 14:00 WIB

Trubus.id -- Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian menyatakan bahwa tepung jagung olahan asal Cilegon berhasil menembus pasar Israel. Israel sendiri menjadi negara tujuan ekpor keenam setelah Vietnam, Malaysia, Hongkong, Filipina dan Thailand.

Kepala Karantina Cilegon, Raden Nurcahyo, menyatakan pada pengiriman perdana kali ini, sebanyak tiga kontainer atau setara dengan 57 ton ini senilai Rp430 juta tepung jagung siap diberangkatkan menuju Israel.

"Kami telah pastikan tepung jagung ini bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), sehingga aman dan layak untuk diekspor," kata Raden Nurcahyo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3).

Dirinya mengungkapkan bahwa target pemeriksaan OPTK serta persyaratan ekspornya masih sama dengan 5 negara sebelumnya. Israel juga mempersyaratkan adanya Phytosanitary Certificate (PC) sebagai jaminan kesehatan bagi tepung jagung tersebut. Dengan adanya jaminan PC maka tepung jagung akan diterima/tidak ditolak oleh negara tujuan.

Berdasarkan data otomasi sistem IQFast, ditahun 2020 ini, Karantina Pertanian Cilegon telah memfasilitasi sertifikasi ekspor produk olahan sub sektor tanaman pangan atau tepung jagung ini sebanyak 8,9 ribu ton atau senilai Rp42 miliar.  Jumlah ini setara dengan 33 persen dari total volume ekspor ditahun 2019 yang mencapai 27 ribu ton.

“Lalu lintas produk pertanian dan turunannya tetap berjalan, walaupun ada sedikit penurunan di tengah wabah pandemi Covid-19,” terangnya.

Ia juga menambahkan, sesuai arahan Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, seluruh layanan perkarantinaan terhadap publik tetap berjalan selama tujuh hari, 24 jam.

"Sesuai petunjuk Kepala Badan Karantina, maka Tindakan Karantina dimodifikasi melalui kombinasi pemeriksaan inline inspection dengan perangkat digital. Protokol kesehatan dari Pemerintah bagi pejabat karantina yang bertugas di kantor dan di lapangan antara lain bilik disinfeksi bagi pengguna jasa yang datang ke kantor dan juga hal lainnya, diterapkan secara Disiplin sehingga biosekuriti dilaksanakan secara ketat serta memberi rasa aman dalam pelayanan," tutup Raden.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020