trubus.id
19.901 Warga di Jabodetabek Mengungsi Akibat Banjir

19.901 Warga di Jabodetabek Mengungsi Akibat Banjir

Astri Sofyanti - Rabu, 26 Feb 2020 14:30 WIB

Trubus.id -- Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) melaporkan hingga Rabu (26/2) sebanyak 5.954 KK atau 19.901 warga di Jakarta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mengungsi akibat banjir. Banjir diketahui terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (23/2) lalu.

Pusdalops BNPB mengidentifikasi 11 kabupaten/kota di Jabodetabek terdampak banjir, meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur sebanyak 214 kelurahan terdampak, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang, Kota Tangeran Selatan dan Kabupaten Karawang. Banjir yang terjadi di wilayah tersebut berdampak pada 74.452 jiwa atau 22.405 KK.

“Posko pengungsian di wilayah DKI Jakarta tersebar di 89 titik, sebanyak 53 titik posko berada di Jakarta Timur,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo lewat keterangan tertulis yang diterima, Rabu (26/2).

Berikut ini rincian jumlah warga terdampak di setiap kabupaten/kota di Jabodetabek, antara lain Kabupaten Karawang 43.840 jiwa (14.376 KK), Jakata Timur 24.676 jiwa (6.131 KK), Kota Tangerang 2.574 jiwa (982 KK), Kota Tangerang Selatan 2.380 jiwa (14.376 KK), Jakata Utara 888 jiwa (255 KK) dan Jakarta Barat 94 jiwa (16 KK).  

Agus mengatakan, ketinggian air di wilayah terdampak masih beragam antara 5 - 100 cm, seperti di Jakarta Timur di beberapa titik genangan masih mencapai 100 cm.

“Terkait dengan jumlah korban meninggal dunia dan hilang, Pusdalops BNPB mencatat korban jiwa 5 orang dan hilang 3. Rincian korban meninggal sebagai berikut, Kota Bekasi 1 orang, Jakarta Timur 1, Jakarta Barat 1 dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 1, sedangkan hilang Kota Bekasi 2 dan Tangsel 1. Tim gabungan di wilayah Kota Bekasi masih terus mencari korban hilang tersebut,” pungkasnya.

Editor : Astri Sofyanti

Berita Terkait

08 April 2020
08 April 2020
08 April 2020

Berita Lainnya