trubus.id
Satu Orang Tewas Akibat Longsor Pasaman,  Cuaca Buruk Hambat Evakuasi

Satu Orang Tewas Akibat Longsor Pasaman, Cuaca Buruk Hambat Evakuasi

Binsar Marulitua - Senin, 17 Feb 2020 15:00 WIB

Trubus.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB ) melaporkan bencana tanah longsor telah menyebabkan 1 orang meninggal dunia di Jorong Muntuai Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Minggu (16/2/2020).

Longsor tersebut terjadi karena dipicu oleh faktor hujan dengan intensitas tinggi yang berdampak pada wilayah kebun masyarakat yang berada di kawasan hutan ulayat.

"Satu jiwa belum ditemukan dan 2 mengalami luka-luka," jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Baca Lainnya : Operasi Hari ke-15, Satgas Garuda Fokus Bersihkan Lahan Bekas Kebakaran Hutan di Australia

Agus merinci, korban bencana tanah longsor adalah sebagai berikut; Minas (50) meninggal dunia, Fatimah (55) belum ditemukan, Harapan (50) patah kaki dan Fauzi (19) luka pada wajah dan patah  pinggang.

Sampai saaat ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman, Basarnas, Dandim, Babinsa, Babinkamtibmas dan warga sekitar terus berupaya mencari dan mengevakuasi korban. Namun, upaya pencarian tersebut dihentikan sementara karena cuaca kurang bersahabat dan dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan.

Baca Lainnya : Bantu Penanganan Karhutla, Australia Sampaikan Terima Kasih kepada Jokowi

Selain cuaca yang buruk, kendala lain dalam upaya pencarian dan evakuasi adalah minimnya akses untuk alat berat, lokasi yang jauh dan hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor selama kurang lebih 4 jam serta tidak ada akses sinyal komunikasi di lokasi kejadian.

Tim gabungan mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator guna membuka akses jalan yang masih tertimbun material longsor dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja. 

Editor : Binsar Marulitua

Berita Terkait

30 Mar 2020
30 Mar 2020
30 Mar 2020

Berita Lainnya