trubus.id
238 WNI di Natuna Dalam Keadaan Sehat

238 WNI di Natuna Dalam Keadaan Sehat

Astri Sofyanti - Selasa, 04 Feb 2020 18:30 WIB

Trubus.id -- 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah dievakuasi dari China dan tengah menjalani observasi di Natuna, dinyatakan dalam kondisi sehat. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan, ada salah satu mahasiswa fakultas kedokteran perguruan tinggi China yang dalam observasi kesehatan telah melaksanakan kuliah secara daring melalui sambungan internet.

"Saat ini ada teman-teman yang sudah masuk kuliah, ada mahasiswa kedokteran mereka mengakses materi pembelajaran dari fakultas tempat mereka kuliah," kata Anung dalam tele conference dengan media di Kementerian Kesehatan, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/2).

Saat ini WNI yang dalam masa observasi kesehatan juga sudah diberikan akses komunikasi baik telepon maupun internet sebagai bagian dari fasilitas yang diberikan. Para WNI yang sebagian besar mahasiswa juga diperbolehkan menghubungi anggota keluarganya di Indonesia melalui sambungan telepon.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, TNI-Polri, BNPB dan instasi lainnya terus berupaya memenuhi kebutuhan para WNI yang dalam masa observasi kesehatan. Beberapa keperluan terus ditambahkan seperti makanan jajanan atau snack, alat musik, dan dukungan layanan psikologis lainnya.

“Seluruh tim pendukung berusaha memenuhi semua kebutuhan yang ada bagi WNI di Natuna,” papar Anung.

Logistik tersebut akan terus diperbarui sesuai kebutuhan yang diperlukan termasuk makanan pendukung seperti snack. Saat ini, tim sedang berupaya memenuhi kebutuhan-kebutuhan pendukung lainnya seperti alat musik untuk memecah kejenuhan di area observasi.

Tak hanya dari segi jasmani, pemerintah juga berupaya memberikan dukungan layanan kesehatan jiwa. Pasalnya dengan masa observasi selama 14 hari dengan ruang gerak yang belum sepenuhnya leluasa, mereka dinilai rentan terhadap stress.

Sebagai upaya pencegahan, Kementerian Kesehatan telah menyiagakan tim psikolog disekitar area observasi, dan selalu siap untuk memberikan dukungan psikologis bagi para WNI di Natuna.

“Pagi hari ini telah hadir tim dukungan untuk layanan psikologi baik dari Kementerian Kesehatan dan atau UPT-UPT Kementerian Kesehatan serta organisasi profesi untuk memberikan dukungan layanan,” imbuhnya.

Dengan sampainya di Natuna, Dirjen Anung menegaskan bahwa tim tersebut telah siap memberikan pendampingan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Apabila diperlukan nanti kita tinggal menggeser ke area observasi,” ujar Dirjen Anung.

Editor : System

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020