trubus.id
Tentara Australia Gunakan Waktu Istirahat Memadamkan Api untuk Beri Makan Koala Terlantar

Tentara Australia Gunakan Waktu Istirahat Memadamkan Api untuk Beri Makan Koala Terlantar

Thomas Aquinus - Senin, 03 Feb 2020 17:00 WIB

Trubus.id -- Para prajurit Angkatan Darat Australia berada di garis depan bersama petugas pemadam kebakaran, melawan kebakaran hutan yang memengaruhi begitu banyak kehidupan manusia dan hewan.

Dan selama istirahat sejenak dari memadamkan api, anggota Pasukan Pendukung Darurat ke-16 dari Brigade ke-9 memutuskan untuk membantu dengan cara lain juga.

Mengutip laman MNN, Kamis (30/1), Pasukan Pendukung Darurat menggunakan waktu istirahat minggu lalu untuk mengunjungi Cleland Wildlife Park dan membantu memberi makan koala yang terlantar akibat kebakaran di Australia Selatan.

Baca Lainnya : Pemadam Kebakaran Selamatkan Rimbunan Pohon di Australia yang Lebih Tua dari Dinosaurus

Pria dan wanita dari 16 Resimen merawat koala selama waktu makan, memberikan nutrisi yang dibutuhkan melalui jarum suntik.

"Mendukung teman-teman berbulu kita selama waktu makan dan dengan membangun gunung panjat di dalam taman. Sebuah dorongan moral yang besar untuk tim kami yang bekerja keras di Adelaide Hills," keterangan tertulis di posting foto Facebook.

Lebih menginspirasi lagi, begitu waktu istirahat mereka di taman itu berakhir, mereka segera kembali untuk memadamkan api.

Lebih dari satu miliar hewan mungkin terbunuh dalam kebakaran hutan di Australia, dan kebakaran yang meluas telah mengancam masa depan koala.

Baca Lainnya : Kebakaran Hutan Australia Hancurkan Habitat Spesies Terancam Punah

Gelombang panas besar lainnya menghantam pantai timur dan selatan dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan kekhawatiran bahwa putaran kebakaran hutan lainnya mungkin akan terjadi di daerah yang sudah hancur.

Pemerintah New South Whales mengumumkan penyelidikan resmi pada Rabu tentang krisis kebakaran hutan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk melihat apa yang mungkin memengaruhi perubahan iklim. [Ayu/NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

19 Okt 2020
19 Okt 2020
15 Okt 2020