trubus.id
Kemenkes Tegaskan Sumber Virus Corona Belum Diketahui

Kemenkes Tegaskan Sumber Virus Corona Belum Diketahui

Astri Sofyanti - Sabtu, 25 Jan 2020 07:00 WIB

Trubus.id -- Virus Novel Corona (nCoV) atau yang kerap disebut virus corona pertama kali mewabah di Kota Wuhan, China pada 31 Desember 2019. Kasus yang telah ditetapkan dalam keadaan darurat ini tak hanya menggegerkan China tapi juga Indonesia. Hal ini memicu kekhawatiran lantaran virus tersebut dilaporkan bisa menular antarmanusia, namun sumber dari virus itu masih belum diketahui hingga saat ini.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Yurianto menegaskan bahwa sampai saat ini belum diketahui sumber dari virus corona.

“Kami belum bisa memastikan dari apa sumbernya,” kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Yurianto di Kantor Pusat Kementerian Kesehatan, H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/1).

Menurutnya yang terpenting selain mencari tahu sumber virus tersebut, juga menjaga diri sendiri. Memakai masker menjadi salah satu upaya memproteksi diri, namun masker bukan satu-satunya solusi.

“Berperilaku hidup bersih dan sehat menjadi hal utama untuk mencegah terjadinya penularan 2019-nCoV. Masker tak menjamin seseorang terhindar dari virus,” ucapnya.

Dokter yang kerap disapa Yuri itu mengungkapkan walaupun seseorang menggunakan masker tapi tidak mencuci tangan sebelum makan misalnya, orang tersebut tetap rentan tertular virus. Karena bisa saja orang memakai masker tapi tangannya bekas memegang sesuatu yang ada virusnya.

“Maka PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) jadi kunci, kita bisa mencegahnya,” jelas dr. Yuri.

Indonesia memiliki banyak jalur penerbangan atau jalur laut yang menghubungan antar negara. Penjagaan di semua pintu masuk negara pun diperketat dengan pemasangan thermal scanner.

Namun hingga hari ini tidak ada virus (2019-nCoV) positif di Indonesia. “Sampi hari ini pemeriksaan lab kita dan jejaring kita tidak ada nCoV,” tegasnya kembali.

Menurut WHO, nCoV merupakan penyakit yang memiliki risiko tinghi bagi masyarakat Cina, tapi belum jadi ancaman kesehatan masyarakat dunia. Penularan antar manusia hanya ditemukan di China, sementara beberapa kasus seperti di Thailand, Singapura, Taiwan tidak menular antar manusi melainkan ada riwayat perjalan ke China.

Editor : System

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020