trubus.id
Begini Cara Lebah Tidak Tersesat saat Kembali ke Sarangnya

Begini Cara Lebah Tidak Tersesat saat Kembali ke Sarangnya

Hernawan Nugroho - Selasa, 14 Jan 2020 18:00 WIB

Trubus.id -- Untuk mendapatkan makanan yang kemudian digunakan sebagai bahan pembuat madu, lebah ternyata harus melakukan perjalanan yang jauh. Perjalanan dengan jarak yang jauh dari sarangnya ini bertujuan untuk mengumpulkan lebih banyak nektar.

Pekerjaan mengumpulkan nektar dari bunga maupun tumbuhan lain adalah tugas lebah pekerja, yang banyak terlihat di sekitar kita. Hebatnya, meskipun menempuh jarak yang jauh dan berbeda setiap harinya, lebah tetap bisa pulang ke sarangnya tanpa tersesat!

Biasanya, agar kita tidak tersesat saat pergi ke suatu tempat, maka alat yang digunakan adalah GPS, kompas, maupun peta. Namun bagaimana dengan lebah, ya? Bagaimana cara mereka untuk bisa kembali ke sarangnya tanpa tersesat setelah menempuh jarak yang jauh?

Baca Lainnya : Burung Afrika yang Memandu Manusia saat Mencari Madu itu Bernama Honeyguide

Setiap hari, lebah pekerja akan meninggakan sarang untuk mencari serbuk sari atau nektar yang nantinya digunakan untuk membuat madu. Ini artinya, lebah akan menempuh jalur yang berbeda setiap harinya untuk mendapatkan bahan pembuat madu bagi koloninya.

Meskipun setiap hari lebah menempuh jalur yang berbeda dengan jarak yang juga berbeda, tapi mereka tetap dapat kembali ke sarangnya tanpa tersesat. Untuk bisa kembali ke sarangnya tanpa tersesat, lebah akan memanfaatkan matahari, teman-teman.

Lebah akan menggunakan matahari sebagai titik yang tetap dan untuk mempertahankan sudut. Sudut matahari akan memandu lebah pada jalur penerbangan yang tepat, baik saat mereka pergi mencari sumber makanan maupun ketika akan kembali ke sarang.

Selain matahari, kemampuan lebah untuk kembali ke sarangnya tanpa tersesat juga diperkirakan berasal dari ocelli, yaitu mata sederhana yang dimiliki oleh invertebrata. Ocelli bisa membantu menghitung titik dan informasi lokasi, sehingga mirip dengan GPS yang ada di smartphone kita.

Baca Lainnya : Perubahan Iklim Bencana Nyata bagi Peternak Lebah Madu di Eropa

Selain dengan bantuan matahari, lebah juga bisa kembali ke sarang setelah melakukan perjalanan panjang karena adanya gen tertentu yang disebut EGR. Gen EGR berhubungan dengan pembelajaran yang dilakukan oleh hewan dan bagaimana mereka menerima input baru.

Selain pada invertebrata, gen ini juga ditemukan ada pada hewan vertebrata. Gen EGR akan aktif ketika hewan berada di lingkungan baru yang tidak mereka kenal.

Nah, ketika lebah meninggalkan sarangnya untuk mencari makan di tempat yang baru, gen ini akan aktif, begitu juga saat mereka kembali ke sarang. Saat gen EGR aktif, maka gen inilah yang nantinya akan menjadi pemandu lebah untuk kembali ke sarangnya, sehingga lebah tidak tersesat.

Editor : System

Berita Terkait

03 Juli 2020
02 Juli 2020
01 Juli 2020