trubus.id
Peristiwa » Para Istri Menteri Kabinet Indonesia Maju Salurkan...
Para Istri Menteri Kabinet Indonesia Maju Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Kabupaten Bogor

Para Istri Menteri Kabinet Indonesia Maju Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Kabupaten Bogor

Astri Sofyanti - Senin, 13 Jan 2020 14:00 WIB

Trubus.id -- Anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) menyalurkan bantuan dan membantu warga terdampak banjir di Vila Nusa Indah, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor belum lama ini. Lokasi ini merupakan salah satu wilayah terparah akibat meluapnya Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi.

OASE KIM yang merupakan kumpulan istri Menteri/Kepala Lembaga membagikan 3000 paket bantuan. Bantuan tersebut berupa barang-barang kebutuhan sehari-hari, makanan, dan obat-obatan.

Pada kegiatan ini Kementerian Kesehatan menyumbang 250 paket makanan tambahan (PMT) Balita dan Ibu Hamil, serta 950 Kit Kesehatan Keluarga yang terdiri dari Kit Balita, Kit Manula pria dan wanita, Kit Ibu Pasca Melahirkan, Kit Remaja Perempuan.

Baca Lainnya : Teknologi Arsinum BPPT Bantu Pasokan Air Bersih Ribuan Korban Banjir di Lebak

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga memberikan layanan kesehatan dasar, seperti cek tekanan darah, cek suhu tubuh, dan konsultasi kesehatan. Layanan kesehatan tersebut diberikan oleh Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Kemenkes bekerjasama denga RSPAD Gatot Subroto.

Hasil pemeriksaan kesehatan sementara terhadap sebagian warga Desa Bojong Kulur tercatat bahwa sebagian warga terkena penyakit kulit akibat banjir. Kemenkes sudah memberikan obat kepada mereka dan memastikan obat cukup bagi warga terdampak di sana.

Sebagaimana diketahui, Desa Bojong Kulur merupakan wilayah yang rawan terjadi banjir meningat wilayah tersebut diapit oleh Cileungsi dan Sungai Cikeas. Kementerian Kesehatan mencatat jumlah warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut mencapai 26.900 orang.

Kepala Desa Bojong Kulur Firman mengatakan di desa tersebut terdapat 41 RW yang 26 RW di antaranya terendam banjir.

Baca Lainnya : Kementan Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Lebak Banten

“Ratusan anak tidak bisa sekolah, ada juga orang tua yang tidak sempat tertolong,” kata Firman.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan dengan kehadiran OASE KIM dapat meringankan beban warga di Desa Bojong Kulur.

Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Cileungsi Cikeas (KP2C) Puwarman mengungkapkan, aliran Sungai Cikeas dan Cileungsi bertemu di Vila Nusa Indah.

“Pada tahun baru 2020 mulai 17.00 WIB hujan nonstop sampai besok pagi nya. Pada dini hari audah mulai banjir semata kaki. Kalau di hulu sungai debit air tinggi di sini (Desa Bojong Kulur) pasti banjir,” ucap Puwarman.

Kepada OASE, Puwarman menitipkan pesan kepada para menteri untuk mengeruk kedua sungai tersebut, meninggikan tanggul, dan membangun pintu air.

Perwakilan OASE KIM Grace Pieters Batubara yang merupakan istri Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan OASE KIM datang untuk melihat kondisi warga Desa Bojong Kulur.

“Kami datang bersama-sama untuk bisa meringankan beban ibu-ibu dan keluarga. Apa yang kami bawa mudah-mudahan dapat meringankan beban anak-anak, ibu-ibu di sini. Semoga musibah yang kalian hadapi cepat terselesaikan,” kata Grace melalui keterangan resminya. [NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020