trubus.id
Hindari Pemakaian Earphone Mulai Sekarang Kalau Tak Mau Penyakit Ini Menyiksamu

Hindari Pemakaian Earphone Mulai Sekarang Kalau Tak Mau Penyakit Ini Menyiksamu

Syahroni - Rabu, 08 Jan 2020 07:00 WIB

Trubus.id -- Pasar headphone sedang booming. Tak heran kalau kemudian kita menemukan kebanyakan orang dengan headphone terpasang di telinga mereka, mendengarkan musik keras untuk waktu yang lama. Tanpa sengaja pula bahwa perangkat tersebut banyak digunakan untuk memblokir suara luar yang membuat kita rentan terhadap masalah pendengaran.

Dikutip dari Times of India, menurut Dr. Girish Anand, Konsultan Bedah THT Rumah Sakit Aster CMI, sisi negatif dari headphone sangatlah banyak. “Mendengarkan musik dan suara keras melalui earphone dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan tinnitus. Ini lebih berkaitan dengan volume yang Anda dengarkan daripada earphone itu sendiri. Itu tergantung pada berapa lama Anda mendengarkan, seberapa keras Anda mendengarkan dan seberapa sering Anda mendengarkan. ”Ada penelitian global yang memperkuat efek buruk headphone pada kemampuan mendengar orang, terutama anak-anak.

Santosh.S, Konsultan Senior THT, Columbia Asia Hospital Hebbal menambahkan, “Tinnitus adalah gejala kerusakan saraf di telinga. Ketika earphone dicolokkan, suara mencapai telinga dan mengenai gendang telinga dengan tekanan karena penutupan kompartemen telinga. Dengan earphone, peluang terjadinya ini tinggi dan karenanya lebih baik menggunakan headphone. Meskipun masih merupakan penutup kompartemen telinga, perbedaannya adalah bahwa suara tidak akan mengenai gendang telinga di bawah tekanan. Idealnya orang harus menghindari menggunakan headphone dan earphone. Setelah ini berkembang akan menjadi masalah permanen jika tidak segera diobati dan dapat merusak saraf secara permanen. Ini dapat diatasi jika masalah diidentifikasi pada tahap awal itu sendiri."

Sekali terkena tinnitus dan tidak diobati dini, maka dapat menyebabkan suara permanen di telinga yang mengganggu. Dalam kasus yang parah, beberapa orang juga mempertimbangkan bunuh diri karena suaranya bisa sangat membuat frustasi. Bantuan dini dapat mengurangi bunyi atau bahkan menyebabkan tinnitus menghilang.

Lantas, apa yang lebih aman untuk digunakan?

  • Headphone lebih baik daripada earphone yang masuk langsung ke telinga

  • Gunakan fitur noise cancellation pada headphone yang membatalkan kebisingan latar belakang

  • Gunakan earphone secara longgar di telinga di mana tekanan suara akan lebih rendah daripada yang pas

Gejala tinnitus

Bunyi seperti dering, berdengung, mendesis, bersiul terus-menerus atau sebentar-sebentar adalah gejala tinnitus. Gejala yang parah dapat menyebabkan kecemasan, depresi, lekas marah, gangguan tidur, stres, kadang-kadang membutuhkan konsultasi psikiatris. 

Tinnitus dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, tumor kepala dan leher, penyumbatan di pembuluh leher, neuroma akustik (tumor di area otak dengan masalah pendengaran dan keseimbangan), gangguan tiroid, otosklerosis yang melibatkan tulang telinga, penyakit Ménière (telinga bagian dalam) gangguan yang memengaruhi keseimbangan dan pendengaran).

Pencegahan tinnitus

Untuk menghindari tinnitus, para ahli merekomendasikan menggunakan cara untuk menghindari stres, menghindari paparan suara keras, menghindari kafein dan nikotin dan mengobati kondisi tekanan darah, tiroid dan penyakit lain yang mendasarinya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

30 Mar 2020
30 Mar 2020
30 Mar 2020

Baca Juga

Berita Lainnya