trubus.id
Atasi Banjir Jabodetabek, BPPT: Operasi TMC Turunkan Potensi Curah Hujan Hingga 40 Persen

Atasi Banjir Jabodetabek, BPPT: Operasi TMC Turunkan Potensi Curah Hujan Hingga 40 Persen

Astri Sofyanti - Jumat, 03 Jan 2020 17:00 WIB

Trubus.id -- Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Selasa (31/12/19) sampai Rabu (1/1/20) menyebabkan wilayah Jakarta dan kota penyangga disekitarnya dilanda banjir. Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan, banjir ekstrem ini mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai solusi, BPPT siap melakukan reduksi curah hujan tinggi di wilayah Jabodetabek agar banjir yang merendam bisa segera diatasi.

"Kami akan melakukan sortie setiap hari, sesuai dengan kebutuhan, yang dimulai hari ini. Tadi pagi kami sudah loading garamnya ke pesawat CN 295 dan CASA 212-200 dari TNI Angkatan Udara. Kemudian kita lihat, kalau sudah awan yang datang kita akan terbang dan melakukan penyemaian garam NaCl, guna mencegah agar awan itu menurunkan hujan di wilayah Jabodetabek," jelas Hammam dalam konferensi yang dilakulan di Kantor BPPT, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, (3/1/20).

Hammam mengatakan, hari ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali penerbangan (sorti) penyemaian awan.  Sorti pertama menyemai awan di laut di sebelah utara Jakarta. Menyewainawan di wilayah Banten bagian barat. Sementara sorti ketiga penyemaian awan akan dilakukan di selatan wilayah Jakarta yaitu di Taman Nasional Gunung Halimun. Diharapkan awan menjadi hujan di luar wilayah Jabodetabek.

Baca Lainnya : BPPT Siap Reduksi Curah Hujan Atasi Banjir Jabodetabek

Pada kesempatan yang sama Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT Trihandoko Seto mengungkapkan, semua awan yang bergerak ke Jabodetabek akan disemai dengan bahan Natrium Klorida (NaCl).

"Hari ini akan diterbangkan dua pesawat Casa dan CN-295. Pesawat Casa membawa 800 kilogram bahan semai, dan pesawat CN-295 membawa 2,4 ton bahan semai," papae Seto.

Drinya dan tim telah melakukan pertemuan persiapan operasi TMC yang dimulai pukul 07.30 WIB di Halim Perdana Kusuma, sedangkan dua pesawat yang membawa bahan semai untuk misi percepatan penurunan hujan sebelum hujan memasuki wilayah Jabodetabek itu, diterbangkan pada Jumat, sekitar pukul 10.00 WIB.

Selain persiapan peralatan, pesawat, dan personel untuk operasi TMC pada Jumat pagi tadi, prediksi dan pengamatan cuaca serta awan juga dilakukan untuk melihat kondisi cuaca dan potensi awan hujan yang akan ditargetkan dalam operasi TMC itu.

Baca Lainnya : Warga Banjarnegara Diimbau Waspada Bencana Hidrometeorologi Saat Puncak Musim Hujan

Lebih lanjut Kepala BPPT memperkirakan, operasi TMC diharapkan mengurangi potensi curah hujan yang akan turun di Jabodetabek antara 30 sampai 40 persen.

Selain dua sortie penerbangan Jumat pagi, direncanakan diterbangkan dua sortie penerbangan lagi yang mambawa bahan garam untuk pelaksanaan Operasi TMC, Jumat, sekitar pukul 14.00 WIB.

"Targetnya sampai wilayah Jakarta dan sekitarnya aman dari ancaman banjir," pungkas Seto. [NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020