trubus.id
Intensitas vs Durasi, Mana yang Lebih Penting saat Berolahraga?

Intensitas vs Durasi, Mana yang Lebih Penting saat Berolahraga?

Hernawan Nugroho - Jumat, 03 Jan 2020 08:00 WIB

Trubus.id -- Di antara durasi dan intensitas olahraga, manakah yang lebih baik diutamakan? Bisa jadi bukan Anda saja yang bertanya-tanya soal ini. Pada dasarnya, olahraga digunakan dilakukan untuk menyehatkan tubuh. Namun, melalui rangkaian olahraga rutin, masing-masing orang pasti menginginkan performa dan hasil yang lebih baik.

Untuk mengetahui mana yang lebih penting antara latihan intensitas tinggi atau durasi dalam olahraga, ketahui penjelasannya berikut ini.

Baca Lainnya : Bukan Pagi-pagi, Ini Waktu yang Tepat untuk Berolahraga

Olahraga ketahanan yang baik mengutamakan intensitas dan durasi

Latihan ketahanan (endurance) biasanya melibatkan faktor intensitas, durasi, dan frekuensi dalam berolahraga. Ketiganya perlu diperhatikan agar Anda bisa meningkatkan performa setiap saat. 

Olahraga ketahanan ini dapat meminimalkan efek negatif latihan secara baik, mulai dari efek kelelahan yang berlebihan, sakit pada otot, insomnia, sakit kepala, penurunan imunitas, depresi dan lainnya. 

(foto: pixabay)

Dalam sebuah studi disebutkan, olahraga ketahanan ini biasanya dilakukan oleh atlet internasional maupun nasional, yang dilakukan setidaknya 10-13 kali dalam setiap minggunya. Intensitas dari latihan tersebut dibagi menjadi dua, yakni 80% latihan intensitas rendah dan 20% latihan intensitas tinggi.

Latihan endurance yang dilakukan para atlet ini mengacu pada latihan intensitas tinggi dengan interval training mencapai 90% VO2max (volume maksimal oksigen yang diproses dalam tubuh saat melakukan kegiatan intensif). Aktivitas ini dilakukan para atlet sehingga memberikan manfaat pada performa mereka saat berolahraga. 

Gabungan latihan intensitas rendah dalam durasi yang lama dan diselingi latihan intensitas tinggi, memberikan kekuatan tubuh untuk beradaptasi dalam menanggapi stressor olahraga. 

Sehingga dapat dikatakan bahwa ketiganya memegang peranan penting untuk meminimalkan risiko cedera, karena dapat mengoptimalkan performanya melalui rangkaian latihan ketahanan ini.

Dalam kasus tertentu, durasi memiliki peran yang berbeda

Durasi ataupun intensitas memiliki peranan penting dalam latihan ketahanan. Latihan ini dapat meningkatkan kekuatan, keseimbangan, serta fleksibilitas tubuh. 

Namun, dalam kondisi kesehatan tertentu, olahraga yang mengutamakan intensitas dan durasi memiliki peranan masing-masing. Hal ini disebutkan dalam jurnal Biology of Sport. Mereka meneliti apakah perbedaan olahraga dengan intensitas latihan ketahanan, resistensi, serta durasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi tubuh mereka.

(foto: healthline)

Hasil studi mengindikasikan bahwa latihan resistensi sendiri, serta gabungan antara latihan ketahanan dan resistensi dapat secara efektif memberikan perubahan manfaat pada ukuran tubuh. Kedua metode olahraga tersebut merupakan cara yang baik untuk menurunkan massa lemak tubuh, diastolik, penurunan risiko peradangan, serta memberikan dampak baik bagi orang dengan diabetes melitus 2.

Baca Lainnya : 3 Cara Mengukur Intensitas Olahraga, Berlebihan atau Tidak

Sementara itu, latihan endurance saja dapat secara efektif dapat menurunkan massa tubuh dalam durasi pendek dan sedang (durasi 8-24 minggu). Peneliti juga mengungkapkan, latihan ketahanan yang dilakukan lebih dari 24 minggu dapat menstabilkan tekanan darah sistolik dan menurunkan massa tubuh.

Namun, para peneliti mengharapkan adanya studi lebih lanjut mengenai hubungan intensitas dan durasi olahraga yang memiliki pengaruh spesifik terhadap penurunan risiko penyakit metabolik.

 

Editor : System

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020