trubus.id
BMKG Perkirakan Tak Ada Anomali Cuaca 2020

BMKG Perkirakan Tak Ada Anomali Cuaca 2020

Astri Sofyanti - Selasa, 31 Des 2019 14:00 WIB

Trubus.id -- Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memperkirakan bahwa tidak akan anomali cuaca (El Nino) pada 2020.

"Berdasarkan perkiraan BMKG, tidak akan terjadi El Nino hingga Juli karena tidak ada indikasi fenomena perbedaan suhu air muka laut Samudera Hindia di Barat Daya Sumatera dan Timur Afrika," kata Dwikorita di Jakarta, Senin (30/12/19).

Dirinya mengatakan bahwa musim kemarau 2019 terjadi lebih panjang ketimbang musim kemarau pada umumnya. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan signifikan antara suhu muka air laut Samudera Pasifik di Barat Daya Sumatera dan Timur Afrika yang mengakibatkan pembentukan awan hujan menjadi terbatas.

Sementara untuk perkiraan musim hujan, Dwikorita mengatakan, curah hujan akan mulai meningkat mulai Januari sampai Maret 2020. Sedangkan untuk puncak musim hujan akan berlangsung Februari – Maret 2020. Pihaknya mengatakan, puncak musim hujan tidak akan terjadi secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, lanjut Dwikorita, hal ini akan terjadi secara bertahap. Dirinya memberikan gambaran, Februari sampai Maret di Aceh dan Riau bahkan masih akan mengalami musim kemarau.

“Sedangkan musim kemarau 2020 diperkirakan akan dimulai pada April hingga Oktober dan tidak serentak terjadi di seluruh Indonesia,” tambah Dwikorita.

Lebih lanjut, Dwikorita mengatakan, guna meminimalisir dampak kekeringan pada musim kemarau 2020 mendatang, dirinya mengimbau semua elemen mulai dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk memaksimalkan kapasitas waduk, embung, dan penyimpanan air lainnya pada puncak musim penghujan yang diperkirakan terjadi pada Februari hingga Maret 2020.

"Maksimalkan puncak musim penghujan untuk mengisi kapasitas waduk, embung, dan penyimpanan air lainnya sebagai cadangan untuk musim kemarau," pungkasnya.

Editor : System

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020