trubus.id
Life » 4 Alasan Mengapa Tak Boleh Makan Terburu-buru
4 Alasan Mengapa Tak Boleh Makan Terburu-buru

4 Alasan Mengapa Tak Boleh Makan Terburu-buru

Hernawan Nugroho - Sabtu, 28 Des 2019 19:00 WIB

Trubus.id -- Ada banyak keadaan yang mungkin membuat kamu makan cepat. Terlambat untuk bekerja, makanannya sangat lezat sehingga hanya perlu melahapnya, makan karena rasa bersalah atau stres, makan sebelum bayi terbangun, atau kamu memang si pemakan cepat. Apa pun skenarionya, tidak pernah baik untuk terburu-buru saat makan, karena konsekuensinya mungkin jauh lebih mengerikan daripada yang dapat kamu bayangkan. Berikut beberapa efek samping dari mengonsumsi makanan dengan tergesa-gesa.

1. Nyeri perut

Nyeri perut adalah mimpi buruk yang nyata, bukan hanya karena rasa sakit, tetapi karena itu sangat umum. Sejumlah faktor dapat memicu rasa sakit di perut, dan salah satunya adalah makan terlalu cepat. Makan dengan cepat menyebabkan pencernaan menjadi buruk, karena porsi yang lebih besar dan jumlah makanan yang lebih tinggi membutuhkan pencernaan yang lebih efisien, sesuatu yang tidak disiapkan oleh tubuh. Ini pada gilirannya dapat menyebabkan gas atau kembung, yang dapat menyebabkan sakit perut.

Baca Lainnya : Ini Sebabnya Melewatkan Makan Malam Bukanlah Ide Bagus untuk Turunkan Berat Badan

2. Menambah berat badan 

Makan terlalu cepat dapat mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan dan kelaparan. Hormon-hormon ini bertanggung jawab untuk menandakan rasa kenyang, dan karena mereka terganggu, perasaan kenyang tertunda, sehingga mendorong makan berlebihan.

3. Peningkatan risiko diabetes

Kerusakan paling parah akibat diabetes terjadi setelah makan, ketika kadar gula darah adalah yang tertinggi. Gula darah setiap orang meningkat setelah makan, tetapi semakin cepat kamu makan, semakin cepat gula memasuki aliran darah. Makan cepat secara teratur secara bertahap meningkatkan gula darah, yang mungkin menyebabkan diabetes.

Baca Lainnya : Hati-hati, Kebiasaan Makan Sehat Bisa Jadi Obsesi yang Berbahaya

4. Penyakit jantung

Makan dengan cepat mengurangi metabolisme tubuh, yang dikatakan mengurangi kadar kolesterol baik dan meningkatkan kadar kolesterol jahat. Lonjakan kolesterol jahat yang tiba-tiba membuat jantung berisiko karena meningkatkan risiko penyakit jantung seperti stroke dan serangan jantung.

 

Editor : System

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020