trubus.id
Peristiwa » Mentan Syahrul Dorong Peternak di Lampung Mandiri
Mentan Syahrul Dorong Peternak di Lampung Mandiri

Mentan Syahrul Dorong Peternak di Lampung Mandiri

Astri Sofyanti - Rabu, 18 Des 2019 12:00 WIB

Trubus.id -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi Provinsi Lampung sebagai salah satu wilayah yang mengembangkan peternakan. Dalam kunjungannya ke Bandar Lampung, Mentan Syahrul berpesan untuk mendorong sektor peternakan khususnya peternak untuk lebih mandiri. Oleh karena itu, Mentan Syahrul mengajak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi agar kedepannya ada peningkatan produksi sapi. Pasalnya Mentan Syahrul berkeinginan Indonesia bisa benar-benar swasembada daging.

Dikatakan Syahrul, satu hal yang menjadi penyebab kurang berkembangnya produktivitas peternak, karena masih banyak peternak yang bergantung ataupun mengandalkan bantuan dari pemerintah. "Hal-hal ini yang membuat kreativitas para peternak maupun petani terkikis. Pengalaman saya dulu, peternak atau petani kalau kita kasih alsintan sedikit rusak langsung dijual, nah kita tidak mau seperti," demikian dikatakan Mentan Syahrul ketika melakukan pelepasan ekspor nanas dan panen pedet sapi di Lampung, Selasa (17/12).

Oleh karena itu, Syahrul ingin mendorong para peternak di Lampung agar bisa mandiri. Pihaknya akan membantu peternak dan petani agar mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Mentan akan menjamin peternak dan petani Lampung mendapatkan dana KUR dengan total Rp1 triliun. "Pak Gubernur kita ajarkan para petani dan peternak menghitung dengan baik, kita dorong mereka berani ambil KUR di bank, dengan KUR bunganya terjangkau, hanya 6 persen per tahunnya. Insya Allah ini bisa membantu peternak dan petani sehingga bisa menyejahteraan mereka," beber Mentan.

Pada kesempatan tersebut Mentan mengajak para peternak dan petani untuk memakai KUR guna mengembangkan usahanya. Hal ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan produktivitas peternakan, salah satunya sapi bisa terus meningkat dan mampu mendongkrak nilai ekspor.

"Saya ingin ke depannya Produksi sapi di Lampung meningkat. Biar kita tidak impor lagi, saya malas bicara impor. Kita dorong peningkatan ekspor sapi, sehingga kita bangga kalau impor kita lebih besar," bebernya lagi.


"Berkat fasilitas KUR, populasi sapi di Lampung sampai tahun ini mencapai 2.000 ekor di tingkat peternak," kata Manajer Kemitraan Great Giant Livestock, Suyanto.

Sementara itu, Ketua Kelompok Ternak Limosin Astomulyo, Sarjono mengumaku jika pemanfaatan KUR berhasil mengantarkan para peternak jauh lebih mandiri dalam mengelola peternakannya. Dirinya mengaku bahwa saat ini memiliki anggota sebanyak 90 orang.

"Kalau dulu kita peternak biasa sebelum mendapatkan KUR. Tapi sekarang setelah difasilitasi KUR, kita sudah berkembang bagus dan kita sudah bisa mandiri bahkan udah tercipta kampung ternak. Satu oarang saja bisa beternak hingga lebih dari 20 ekor sapi," paparnya.

Kepada Mentan, pihaknya berharap agar pemerintah bisa lebih mengendalikan impor sapi, agar peternak lokal bisa menjadi merajai pasar daging sapi di negeri sendiri dan Indonesia bisa swasembada daging sapi.

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020