trubus.id
Tiga Orang Tewas Akibat Gempa M 6,8 di Filipina, Pencarian Korban Selamat Masih Difokuskan di Reruntuhan Bangunan

Tiga Orang Tewas Akibat Gempa M 6,8 di Filipina, Pencarian Korban Selamat Masih Difokuskan di Reruntuhan Bangunan

Astri Sofyanti - Senin, 16 Des 2019 13:00 WIB

Trubus.id -- Tim penyelamat Filipina hingga Senin (16/12) masih difokuskan mencari tanda-tanda kehidupan di antara gedung-gedung yang runtuh menggunakan alat berat. Gempa yang terjadi pada Minggu (15/12) berkekuatan magnitudo 6,8 ini mengakibatkan banyak bangunan seperti rumah, sekolah, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya hancur.

Berdasarkan laporkan lembaga bencana, Filipina berada di lintasan Cincin Api, garis yang terdapat banyak gunung api dan aktivitas seismik, membentang dari Jepang hingga Asia Tenggara serta melingkari Pasifik. Hal ini menjadi penyebab Filipina kerap dilanda gempa.

Tim penyelamat berpencar ke seluruh wilayah yang terdampak gempa di Mindanao, Filipina untuk menilai kerusakan secara menyeluruh.

Tiga korban berhasil dievakuasi tim penyelamat dari sebuah bangunan pasar yang runtuh di Kota Padada. Satu korban lainnya seorang anak perempuan berusia enam tahun ditemukan tewas di rumahnya yang ambruk.

"Kami belum dapat menentukan berapa persisnya, masih banyak warga yang terjebak di reruntuhan bangunan. Prioritas kami saat ini menemukan tanda-tanda kehidupan, kami berharap masih ada warga yang bisa diselamatkan," tegas sorang pejabat tanggap bencana, Fred Trajeras, merujuk pada bangunan pasar yang ambruk, seperti dilaporkan AFP, Senin (16/12).

“Ini sangat menyedihkan. Ada peluang yang sangat tipis untuk menemukan orang yang selamat," kata pejabat bencana regional Christopher Tan kepada CNN Filipina, mengutip Reuters, Senin (16/12).

Sementara itu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan keluarganya berada di Kota Davao ketika gempa terjadi atau sekitar 61 kilometer dari pusat gempa tidak terluka.

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020