trubus.id
LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

Astri Sofyanti - Jumat, 13 Des 2019 17:00 WIB

Trubus.id -- Pemerintah terus berupaya untuk mewujudkan Indonesia sebagai Digital Energy of Asia tahun 2020 mendatang. Bahkan beragam terobosan pun dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Melihat hal tersebut, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut perlunya dorongan pembentukan desa e-commerce di Indonesia. Peneliti dari Pusat Penelitian Ekonomu LIPI, Nika Pranata mengungkapkan bahwa saat ini desa-desa berbasis digital telah banyak tumbuh.

“Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menginisiasi desa-desa digital sebagai cara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital bisa sampai ke desa-desa,” jelas Nika saat ditemui di Jakarta, Jumat (13/12).

Meski begitu, dirinya mengatakan program-program ini dinilai kurang merata ke semua pelosok tanah air. Diakuinya, desa-desa digital umumnya hanya diberi pelatihan untuk membuka toko online. “Tapi memasarkan produknya di marketplace pelaku usaha di desa masih kesulitan. Akhirnya banyak diantara mereka yang berhenti ditengah jalan,” lanjutnya.

LIPI memberikan saran, untuk mendorong desa-desa digital di Indonesia, pemerintah dalam hal ini melalui kementerian/lembaga untuk memperbaiki kolaborasi dari hulu ke hilir, mulai dari produksi, pengemasan hingga pemasaran agar untuk disediakan fasilitas khusus, yang pada akhirnya membuat pembeli produk-produk lokal dari masyarakat desa.

“Kita harus terus mendorong bagaimana e-commerce di desa-desa menjadi lebih diminati ketimbang produk-produk impor,” tambahnya.

Padahal jika ini bisa dimaksimalkan, platform marketplace mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di desa-desa. Tercatat nilai transaksi e-commerce mencapai lebih dari Rp77 triliun pada tahun 2018. Nilai tersebut diproyeksikan meningkat pada tahun 2019 ini.

Hal senada dikatakan oleh Peneliti Senior dari Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Zamroni Salim mengatakan, ada beberapa langkah yang dilakukan untuk mendorong e-commerce pedesaan, pertama, menggunakan konsep yang sudah dibuat oleh Tokopedia Center.

“Kami menyarankan lebih banyak desa-desa yang bekerjasama dengan Tokopedia Center,” ucapnya.

Kedua, lanjut Zamroni, desa bisa menggunakan Dana Desa yang memang dialokasikan untuk pembangunan desa. Menurutnya di dalam penggunaan dana desa, desa diberi kebebasan untuk menggunakan dana desa dengan satu tujuan yaitu pembangunan desa. Dirinya optimis bahwa cara ini bisa menurunkan anga kemiskinan di desa.

“Dalam hubungan dengan e-commerce, masyarakat desa bisa menggunakannya untuk membangun platform e-commerce yang menjual produk-produk pertanian atau produk-produk unggulan desa tersebut,” pungkasnya.

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020