trubus.id
Gempa Tektonik Bermagnitudo 4,5 Terjadi di Manokwari

Gempa Tektonik Bermagnitudo 4,5 Terjadi di Manokwari

Astri Sofyanti - Jumat, 13 Des 2019 08:07 WIB

Trubus.id -- Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,5 (M 4,5) terjadi di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Jumat (13/12) pukul 07:27 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa terjadi di darat. Sehingga BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa bumi tersebut dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Manokwari. Namun BMKG memstikan bahwa getarannya tidak begitu kuat.

"Pusat gempa berada di darat 16 kilometer barat laut Manokwari," tulis BMKG.

Titik gempa berada pada 0,81 Lintang Selatan (LS) dan 133,90 Bujur Timur (BJ), dengan kedalaman gempa 22 kilometer.

Baca Lainnya : BNPB Dorong Percepatan Pemulihan Pascagempa Halmahera Selatan

Gempabumi di Kabupaten Manokwari dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal diakibatkan oleh aktivitas Sesar Lokal.

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Kabupaten Manokwari II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 08:15 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Baca Lainnya : Nelayan Temukan Ikan Oarfish di Selayar, Benarkah Pertanda Gempa Dan Tsunami?

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

BMKG mengajak masyarakat untuk terus memperbarui informasi seputar gempa melalui laman resmi atatupun sosial media BMKG.

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

18 Feb 2020
18 Feb 2020
18 Feb 2020

Baca Juga

Berita Lainnya