trubus.id
LIPI Kembangkan Police Brief Kebijakan dan Manajemen Iptek dan Inovasi dalam Menghadapi Gelombang Revolusi Industri 4.0

LIPI Kembangkan Police Brief Kebijakan dan Manajemen Iptek dan Inovasi dalam Menghadapi Gelombang Revolusi Industri 4.0

Astri Sofyanti - Kamis, 12 Des 2019 16:30 WIB

Trubus.id -- Peneliti Pusat Penelitian Kebijakan dan Manajemen Iptek dan Inovasi LIPI Purnama Alamsyah mengatakan, LIPI mengembangkan Police Bref yang membahas kebijakan dan manajemen iptek dan inovasi dalam menghadapi gelombang revolusi industri 4.0.

Pada Police Brief ini membahas sejumlah tantangan yang dihadapi Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya di era revolusi industri 4.0. Menurutnya, saat ini penguasaan teknologi bukan lagi menjadi hal utama tapi juga kesiapan aspek sosial ekonomi serta aspek kebijakan untuk mengantisipasi eketrenalitas negative yang diperkirakan akan muncul.

“Tenaga kerja yang terdisrupsi dan melebarnya ketimpangan pendapatan akan menambah masalah pengangguran dan ketimpangan ekonomi yang angkanya masih tinggi di Indonesia,” kata Purnama saat ditemui dalam dialog publik yang membahas kesiapan Indonesia menghadapi gelombang revolusi industri 4.0 di Jakarta, Kamis (12/12).

Baca Lainnya : Perkembangan Teknologi Menjadi Peluang Mahasiswa Tingkatkan Kompetensi Industri 4.0

Menurutnya, kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau memberikan tantangan tersendiri bagi pemerataan implementasi dan distribusi manfaat dari ferolusi industri 4.0.

Lebih lanjut Pernama mengungkapkan ada delapan kunci yang perlu diperhatikan sebagai penentu kesiapan Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0, pertama yang harus dilakukan adalah pembangunan infrastruktur, mempersiapkan sumber daya manusia (SDM), membangun kerangka kelembagaan, modal keuangan, keamanan siber, litbang dan inovasi, budaya hingga kepentingan politik dan ekonomi.

Oleh karena itu, diakui Purnama, ada sejumlah upaya yang perlu diperhatikan oleh pemerintah agar Indonesia bisa menghadapi gelombang revolusi industri 4.0, yang meliputi pemerataan digitalisasi hingga ke semua pelosok tanah air, perlunya mereformasi sistem pendidikan, mendorong kebijakan yang pro pembangunan pertanian dan maritim, mempromosikan inovasi dan kewirausahaan, mengembangkan sistem keuangan yang inklusif, dan melakukan harmonisasi regulasi dan kebijakan.

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020