trubus.id
Musim Hujan Tiba, BNPB Sebut Waspadai Bencana Alam

Musim Hujan Tiba, BNPB Sebut Waspadai Bencana Alam

Astri Sofyanti - Rabu, 11 Des 2019 14:42 WIB

Trubus.id -- Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Hermansyah mengatakan, memasuki pertengahan Desember masyarakat harus mewaspadai bencana yang dipicu oleh musim hujam seperti, banjir, angin puting beliung, tanah longsor, hingga pergerakan tanah.

"Kami telah menyebar tim untuk memetakan wilayah-wilayah rawan bencana di sejumlah daerah yang berpotensi tinggi terjadi bencana ketika musim hujan tiba. Yang terpenting, saat ini BNPB mempersiapkan masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya bencana dengan program keluarga tangguh bencana," kata Hermansyah saat ditemui di Jakarta Rabu (11/12).

BNPB bersama BPBD dan pemerintah daerah telah melakukan sosialisasi terkait mitigasi di daerah-daerah rawan bencana. Sehingga masyarakat sudah tahu hal apa yang harus dilakukan. Dirinya menekankan, jika sewaktu-waktu terjadi bencana personel dari BNPB dan BPBD telah disiagakan. "Mereka bekerja 23 jam selama 7 hari jika bencana terjadi," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengungkapkan bahwa Kepala BNPB Doni Monardo telah mengirimkan surat edaran sejak Oktober lalu kepada seluruh gubernur di Indonesia untuk selanjutnya diedarkan ke kabupaten/kota. Surat edaran tersebut berisi sejumlah arahan terkait ntisipasi musim hujan.

"Antisipasi musim hujan ada beberapa risiko-risiko yang hatus dihadapi, pertama angin puting beliung yang memiliki risiko pohon tumbang, bangunan rusak, orang atau kendaraan tertimpa pohon yang bisa mengakibatkan korban jiwa.

Dikatakan Agus, upaya-upaya yang harus dilakukan seperti memeriksa daerah risiko rawan bencana, mendorong partisipasi masyarakat untuk memangkas cabang/pohon yang rimbun supaya tidak ambruk ketika hujan disertai angin. Risiko berikutnya lanjut Agus adalah banjir, mulai Desember ini sejumlah daerah khususnya di Pulau Jawa mulai dilanda banjir.

"Jawa Tengah dan Jawa Timur mulai direndam banjir dengan memakan korban jiwa. Jawa belum semua hujan, beberapa daerah belum hujan," papar Agus. Dirinya mengatakan sejumlah wilayah yang rawan bencana di musim hujan menurut BMKG meliputi Sumatera seperti Aceh, Sunatera Utara, Riau. Sementara di Pulau Jawa Agus menegaskan hampir disemua wilayah rawan bencana di musim hujan. Hal ini terjadi karena kerusakan lingkungan.

Sementara itu, risiko selanjutnya yakni pergerakan tanah juga perlu diwaspadai ketika curah hujan tinggi. Oleh karena itu, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk cek risiko banjir melalui aplikasi Inariks milik BNPB.

"Kita sudah mengimbau ke seluruh provinsi untuk upaya-upaya dalam mengantisipasi ancaman bencana di musim hujan," pungkas Agus.

Editor : System

Berita Terkait

19 Okt 2020
19 Okt 2020
15 Okt 2020