trubus.id
Gelar Media Gathering, Menteri Desa PDTT Terobsesi Ciptakan Desa-Desa Surga

Gelar Media Gathering, Menteri Desa PDTT Terobsesi Ciptakan Desa-Desa Surga

Astri Sofyanti - Selasa, 03 Des 2019 11:00 WIB

Trubus.id -- Usai dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar terobsesi dan bercita-cita ciptakan desa-desa surga. Hal ini terinspirasi dari lagu Koes Plus yang berjudul Tanah dan Surga. Sambil menyanyikan sepenggal lagu berjudul Tanah dan Surga, Halim berhadap bisa mewujudkan desa surga.

“Saya memiliki obsesi menciptakan desa surga. Surga yang saya maksud adalah sebuah akronim, desa surga itu merupakan desa yang segala sesuatunya semua untuk warga dan milik warga. Saya berasal dari desa dan mendapat amanah Presiden Jokowi menjadi Menteri Desa DPTT. Ini yang akan saya wujudkan,” kata Halim kepada awak media dalam acara Media Gathering di Depok, Senin (2/12) malam.

Diakui Halim, jika masyarakat tinggal di desa yang indah, nyaman, warganya hidup dengan tentram, serta terpenuhinya kebutuhan warga, dirinya meyakini tidak ada lagi masyarakat desa yang tertarik pindah ke kota.

Baca Lainnya : Sekjen Kemendes PDTT Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Pencapaian SDGs 2030

“Jika kita menciptakan desa surga, dan membuat masyarakat desa hidup hidup dengan nyaman dan tentram, saya rasa ini bisa menekan angka urbanisasi,” tambahnya.

Untuk menuju desa surga itu, Halim menyadari, banyak tantangan yang harus dilakukan, tapi dirinya optimis untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera dibutuhkan kerja keras oleh pemerintah, lembaga/instansi terkait serta peranan masyarakat desa itu sendiri.

Proses untuk menuju desa surga ini dikatakan Halim ada benyak hal yang harus dipenuhi, pertama terpenuhinya kebutuhan layanan sosial dasar yang meliputi pendidikan dan kesehatan; kedua, pembangunan infrastruktur, baik untuk pertanian, tersedianya air bersih, infrastruktur untuk kesehatan, infrastruktur jalan dan lain sebagainya.

“Ada sejumlah indikator, untuk menuju desa surga, di samping terpenuhinya kebutuhan layanan sosial dasar dan pembangunan infrastruktur, pengembangan ekonomi menjadi penting di pedesaan seperti BUMdes, desa wisata, Prokades, jadi banyak sekali. Pengembangan ekonomi pedesaan ini untuk kepentingan masyarakat desa,” bebernya kembali.

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Lakukan Sinergisitas antar Lembaga Pemerintah Percepat Pembangunan Desa

Disamping pengembangan ekonomi lanjut Halim, ada indikator terkait dengan mitigasi bencana, sehingga jika terjadi situasi darurat, terkait dengan terjadinya bencana, masyarakat bisa mengantisipasi dengan cepat. Terkait dengan pencegahan bencana bisa dilakukan dengan oleh masyarakat itu sendiri.

“Semua indikator itu butuh proses untuk terciptanya kemandirian bagi masyarakat desa, tidak mungkin masyarakat desa bisa langsung mandiri ataupun menggali potensi dirinya sendiri, tentu dibutuhkan stimulasi-stimulasi, salah satu stimulasi yang dilakukan oleh pemerintah adalah pemberian bantuan dana desa,” ucapnya lagi.

Pelaksanaan pemberian dana desa, kemudian pendampingan bagi masyarakat desa, mulai dari perencanaan penggunaan, pengawasan, pelaksanaan, evaluasi dan pemanfaatan dari hasil pembangunan dari dana desa itu adalah sebuah instrument yang memang dibuat supaya bantuan dalam bentuk pengucuran dana desa bisa terlaksana.

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

05 Des 2019
05 Des 2019
05 Des 2019

Baca Juga

Berita Lainnya