trubus.id
Studi: Rokok Tingkatkan Sensitivitas Terhadap Stres Sosial

Studi: Rokok Tingkatkan Sensitivitas Terhadap Stres Sosial

Hernawan Nugroho - Minggu, 01 Des 2019 22:00 WIB

Trubus.id -- Menyalakan sebatang rokok mungkin bukan cara yang baik untuk bersantai dan mungkin meningkatkan kepekaan terhadap stres sosial, menurut sebuah studi baru oleh Pusat Nasional Perancis untuk Riset Ilmiah yang diterbitkan baru-baru ini.

Para peneliti menemukan bahwa paparan nikotin, yang umumnya dilihat sebagai perangsang kecemasan pada perokok, menghasilkan efek stres pada tikus laboratorium. "(Percobaan) menunjukkan bahwa nikotin dapat meningkatkan efek stres," kata Philippe Faure, kepala pusat penelitian, selama presentasi penelitian di Paris.

Baca Lainnya : Tidak Merokok Bukan Berarti Bebas dari Kanker Paru

Para ilmuwan dari Laboratorium Neuroscience Universitas Paris-Seine dan Institut Farmakologi Molekul dan Seluler Universitas Nice Sophia Antipolis mengevaluasi tingkat stres sosial pada tikus ketika terkena nikotin.

Stres sosial diinduksi ketika makhluk-makhluk menjadi sasaran agresi berulang oleh penyebab stres dominan mereka (congeners), dalam hal ini bisa saja tikus lain atau unsur kimia dalam rokok. Reseptor nikotin dari beberapa spesimen diblokir, sementara reseptor lainnya diaktifkan.

Dengan mempelajari perilaku mereka dan parameter elektrofisiologis otak mereka, para ahli pusat tidak menemukan tanda-tanda stres sosial ketika reseptor diblokir. Sebaliknya terjadi pada tikus dengan reseptor nikotin teraktivasi, yang menunjukkan tanda-tanda stres sosial meningkat.

Baca Lainnya : Benarkah Perokok Berat Memiliki Wajah yang Terlihat Lebih Tua?

"Para peneliti juga telah dapat mengonfirmasi bahwa seekor tikus yang menjadi sasaran satu tindakan agresi oleh salah satu congenernya menunjukkan tanda-tanda stres hanya jika sebelumnya terkena nikotin," kata studi tersebut.

Meskipun penelitian difokuskan pada tikus, pusat itu mengatakan akan mempelajari apakah hasilnya dapat diterjemahkan ke manusia, serta melihat efek nikotin pada gangguan mood lainnya.

 

Editor : System

Berita Terkait

19 Okt 2020
19 Okt 2020
15 Okt 2020